EDIT SLIDE BERITA DIBAWAH INI
Bupati bangga paskibraka berhasil jalankan tugas kenegaraan

Bupati bangga paskibraka berhasil jalankan tugas kenegaraan

petinggi polda jambi kompak pakai lacak

petinggi polda jambi kompak pakai lacak

Hazard: Kami Layak Memetik Kemenangan

Eden Hazard mulai menatap gelar juara Premier League musim ini

kapolda ingin dirikan mako brimob di sungaipenuh

Kapolda Jambi, Brigjen Pol Priyo Widyanto, menyambut baik keinginan Pemkab Kerinci dan Pemkot Sungaipenuh,

Zalmianto"Ant Black" Berhasil mendirikan karya Jurnalis " KORAN LACAK NEWS dan LACAK NEWS ONLAIN"

Dalam perjalanan yg berliku dan terjal.Rintangan dan hambatan yang pahit. Kami nikmati sebagai hiburan klasik , kami tetap tersenyum

Monday, 18 February 2019

Sudah Empat Jam, Jalan nasional Sungai Penuh-Jambi Masih Diblokir Warga Seleman


Lacaknews.net Kerinci -- Warga desa Seleman kecamatan Danau Kerinci masih blokir jalan nasional Kerinci-Jambi, hingga berita ini di dimuat pukul 21.00 wib, pengguna jalan kendaraan roda empat dan roda dua belum bisa lewati jalan nasional Sungai Penuh - Jambi.

Berdasarkan pantauan Lacaknews.net jalan diblokir oleh warga sejak pukul 17.15 wib sore tadi. 

Diduga kuat pemblokiran ini ada kaitannya  dengan vonis hakim pengadilan negeri Sungai Penuh pada senin (18/2), terhadap pelaku kerusuhan di desa Pentagen dengan vonis 5 tahun.

Kapolres Kerinci AKBP Dwi Mulyanto dikonfirmasi awak media melalui telepon selulernya membenarkan adanya pemblokiran tersebut.

"Ya, memang ada pemblokiran jalan, diDesa Seleman, dan kita sudah kerahkan anggota kelokasi, saya sangat mengharapkan kepada masyarakat agar tetap tenang dan jangan terpancing emosi dengan isu ini, kita juga mengharapkan agar tokoh masyarakat untuk membantu pihak hukum agar persoalan cepat terselesaikan," ujar Dwi Mulyanto, senin (18/2).

Pengalihan jalan juga akan dialihkan pihak kepolisian guna menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan. (Nil)
Share:

Sunday, 17 February 2019

Millenial Road Safety festival, Kapolres Ajak Pemuda Tertib Berlalu Lintas


Lacaknews.net Sungai Penuh -- Pelaksanan kegiatan milenial road safety yang bertempat di lapangan merdeka Kota Sungai Penuh yang digagas oleh Polres Kerinci berlansung meriah.

Hadir dalam kegiatan yang berlansung sejak pukul 7.00 wib ini, Bupati Kerinci H. Adirozal dan Walikota Sungai Penuh H Asafri Jaya Bakri serta unsur Forkompimda lainnya. 

Kapolres Kerinci AKBP Dwi Mulyanto kepada wartawan mengungkapkan bahwa tujuan diadakan acara milenial road safety adalah mengajak generasi muda agar tertib berlalu lintas. 

"Dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas, Polres Kerinci menggelar Millenial Road Safety Festival, diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain jalan sehat, senam millenial, dan deklarasi kesalamatan berlalu lintas, "ungkap Kapolres Kerinci, Minggu, (17/2). 

Acara yang berlansung hingga siang ini juga di dimeriahkan dengan acara hiburan rakyat, oleh artis Lida KDI dan beberapa artis daerah tersohor lainnya. 

Usai acara Kapolres Kerinci AKBP Dwi Mulyanto kepada wartawan mengatakan, kegiatan ini sudah dilaksanakan pada tahun sebelumnya, yang diutamakan bagi kaum millenial yakni umur 17 sampai 35 tahun.

“Dari hasil penelitian pada usia inilah angka kecelakaan tinggi, dari 30.000 anggka kecelakaan yang meninggal dunia 60 % adalah remaja,”jelasnya. (Nil)
Share:

Friday, 15 February 2019

Ngeri! 'Teror' Beruang Resahkan Warga Kerinci


Lacaknews.net KERINCI -- Masyarakat desa Pulau Pandan dan desa Karang Pandan kecamatan Bukit Kerman kabupaten Kerinci diresahkan oleh kehadiran beruang ukuran dewasa yang beberapa kali terlihat berkeliaran pemukiman.

Di informasikan warga, bahwa beruang ukuran dewasa yang berkeliaran dipemukiman tersebut berjumlah satu ekor. Pertama terlihat di RT 2 dusun Renah Limau Manis pada Rabu 13 februari lalu, kemudian beberapa hari berturut-turut berikutnya beruang tersebut di akui warta sering terlihat di beberapa tempat dalam pemukiman warga. 

"Ya, kemarin kami melihat beruang tersebut nampak berkeliaran dibelakang rumah warga dekat lapangan volly." Ujar Andi, sabtu (16/2) warga desa Pulau Pandan. 

Syamsulbahar kades Pulau Pandan saat di konfirmasi media lacaknews.net membenarkan hal tersebut. "Kami sudah mendapatkan laporan warga, benar mereka melihat Beruang berkeliaran didekat pemukiman." Sebutnya. 

Lebih lanjut kades menjelaskan, sejauh ini belum ada kerugia yang ditimbulkan akibat dari kejadian ini. Namun melalui kades warga berharap pemerintah dapat menangani cepat persoalan ini. 

Sementara itu, polsek Gunung Raya melalui bhabimkamtibmas desa Pulau Pandan BRIPKA Awaluddin mengakui, telah menerima laporan warga dan akan melakukan kordinasi dengan balai kinservasi sumber daya alam (BKSDA) secepatnya. 

"Benar, saya sudah menerima pengaduan warga. Kita akan upayakan kordinasi dengan pihak terkait untuk menangani kejadian ini." Tegas Bripka Awaludin. (Nil)


Share:

Thursday, 17 January 2019

Edison Ketua PDIP Dan Afdal Mantan Ketua KPU Kerinci Resmi Dilaporkan Ke Polres Kerici


Kerinci - Akhirnya Supratman melalui Zalmianto (ZM) resmi melaporkan Edison Ketua PDIP dan Afdal mantan Ketua KPU kerinci pada penegak hukum. 

Laporan tersebut langsung disampaikan pada ketua Penegak Hukum Terpadu (GAKKUMDU) Iptu. EDY MARDI .  

Satgas terpadu tersebut terdiri dari Badan Pengawas Pemilu, Polri, dan Kejaksaan Agung yang dibentuk pada 2016. Isinya, Polri bisa menangani kasus yang berkaitan dengan tindak pidana pemilu sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 sebagaimana perubahan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada.

Pada media ini ZM menyampaikan. Bahwa laporan sudah di sampainya langsung hari ini (Jum'at 17/01/2019) Sekitat Jam 11.30 Wib.

" Saya sudah menyampaikan laporan pada GAKKUMDU"sebutnya.

Dia berharap Tim GAKKUMDU untuk memproses orang-orang yang terlibat. Atas tidak diusulnya Supratman Ahmad sebagai pengganti Asril.

Karna dia menilai, di lantiknya Fitra menyalahi aturan. Sebab Fitra sudah menjadi pengurus PERINDO.

Kita harap GAKKUMDU untuk memproses laporan ini" jelasnya.

ZM melapor dugaan penghilangan hak dan manipulasi data yang di lakukan Edison dan Afdal selaku ketua KPU saat proses administrasi PAW dilaksanakan.

Edy Merdy saat dikonfirmasi membenarkan ada saudara ZM melaporkan kasus dugaan pengilangan hak dan dugaan manipulasi data pada nya.

" Benar tadi ada perwakilan dari Supratman menemui saya" sebut Edy.

(Rpy)
Share:

Fitra Dilantik, Edison Akan Dilapor Kepenegak Hukum , ZM : Akan Kita PTUN Kan Pelantikan Fitra

LINGKAR MERAH FITRA BENDHARA BERSAMA PENGURUS PERINDO KERINCI
Kerinci - Terkait pelantikan Fitra sebagai Pengganti Antar Waktu Asril berujung panjang.  Karna Fitra diketahui sudah tidak lagi kader PDIP. Karna Fitra sudah menyeberang ke Perindo.

Pada pemilah legislatif 2014 Fitra dapat suara kedua yang di ikuti Supratman urutan ke Tiga. Sesuai aturan yang sudah keluar pertai tidak berhak sebagai pengganti.

Bahkan Edison disalah satu media menyebutkan akan melapor Supratman terkait pencemaran nama baik. Atas pemberitaan itu. ZM selaku keluarga Supratman menyebutkan. Mereka akan menghadapi proses hukum seandainya Edison melapor Supratman atas pencemaran nama baik.

" Kita akan hadapi dan buktikan seandainya Edison melapor pencemaran nama baik" Ucap ZM.

Selain itu ZM akan melapor balik edison atas dugaan penghilangan hak Supratman.Karna Fitra sudah pindah partai otomatis supratman yang nenjadi pengganti bukan Fitra.

Kami akan laporkan Edison ke polres Kerinci besok ( Jumat,18/01/2019), Karna kami merasa Edison sudah merugikan Supratman"Lanjut ZM.

ZM menambahkan. Selain melapor Edison, juga akan mengsengketakan ke PTUN atas pelantikan Fitra" (Rpy).
Share:

Thursday, 10 January 2019

Randa Tokoh Muda Caleg DPRD Kota Sungaipenuh, Siap Mengabdi Untuk Rakyat

Hutri Randa

Siap Mengabdi untuk Rakyat!!! Ini Profil Hutri Randa, Caleg Demokrat Dapil 2 Sungaipenuh

Jambireview.com,SUNGAIPENUH - Menjadi seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tidak lah mudah, tidak hanya dengan bermodalkan banyak uang serta merta kita mampu menjadi wakil rakyat. Namun ada segudang harapan rakyat yang perlu kita dengarkan dan perjuangkan.

Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang menjadi momentum untuk masyarakat menentukan calon wakil rakyat yang mampu memenuhi harapan rakyat, agar di masa depan terbentuknya DPR yang beranggotakan legislator yang mumpuni.

Untuk memastikan terpenuhinya harapan tersebut, Hutri Randa S.Sos, anak muda yang lahir di Desa Koto Dian, Kecamatan Hamparan Rawang ini memberanikan diri dan memutuskan maju bertarung pada Pemilu 2019 mendatang.

Ya, pemuda 27 tahun ini memutuskan maju menjadi calon anggota DPRD Kota Sungaipenuh dari Partai Demokrat untuk daerah pemilihan (dapil) 2, yakni Kecamatan Hamparan Rawang, Koto Baru dan Pesisir Bukit.

Meski masih tergolong usia muda, namun keputusan untuk maju di pemilihan legislatif ini sudah dipertimbangkan dengan matang oleh putra ketiga dari pasangan H Amril dan Hj Yurna ini guna memperjuangkan asprisasi masyarakat Kota Sungaipenuh khususnya wilayah dapil 2 (Kecamatan Hamparan Rawang, Koto Baru dan Pesisir Bukit).

Akfit di berbagai organisasi semasa sekolah dan kuliah menjadi modal besar Hutri Randa untuk duduk di parlemen, jiwa kepemimpinannya sudah terlihat saat aktif berorganisasi tersebut.

Saat kuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA - Nusa) ia pernah dipercayakan sebagai Sekretaris Jendral Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Sementara di eksternal kampus ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Komisariat STIE - STIA HMI Cabang Kerinci.

Tak hanya itu, pemuda dari Tanah Besar Hamparan Rawang yang dikenal mudah bergaul sejak kecil ini hingga sekarang masih terlibat aktif di beberapa organasi kemasyarakatan. Saat ini, Hutri Randa diberi amanah menjadi Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Konstruksi Indonesia (ASPEKINDO) Kabupaten Kerinci serta Ketua PK KNPI Kecamatan Hamparan Rawang. Di usianya yang terbilang sangat muda, ini merupakan sebuah perjalanan yang begitu prestisius dan menjadi bekal penting untuk menjadi wakil rakyat.

Di samping itu, berkaca dari sejarah, Desa Koto Dian yang merupakan tanah kelahirannya memiliki suara terbanyak kedua di Kecamatan Hamparan Rawang. Ini menjadi modal besar bagi HR, apalagi selama ini tetapi tidak ada satupun putra asli Koto Dian yang pernah duduk sebagai anggota DPRD Kota Sungaipenuh.

Berangkat dari semua itu lah, Hutri Randa (HR) yang menggunakan slogan Harapan Rakyat ini termotivasi untuk mewakili suara masyarakat Koto Dian khususnya Hamparan Rawang dan Dapil II Kota Sungaipenuh.

"Semoga dengan perjuangan, kerja keras, konsistensi, komitmen, kekompakan dan juga doa akan menghantarkan kita mewakili suara masyarakat dan pemuda di DPRD Kota Sungaipenuh. Generasi baru, pemuda bisa bersama 'HR' Harapan Rakyat," ujar Hutri Randa.

Berikut profil Hutri Randa, Caleg Partai Demokrat nomor urut 2, Dapil 2 (Kecamatan Hamparan Rawang, Koto Baru, Pesisir Bukit) :

Nama : Hutri Randa, S.Sos
Tempat/Tgl Lahir : Koto Dian, 19 Agustus 1991
Alamat : Jl. Hamparan besar desa koto dian Kec. Hamparan Rawang, Kota Sungaipenuh
Pekerjaan : Wiraswasta

Riwayat Pendidikan :
- SDN No.16/III Kampung Diilir
- SMPN 4 Sungai Penuh
- SMAN 1 Sungai Penuh
- STIA - NUSA Sungai Penuh

Pengalaman Organisasi :
- Ketua Umum HMI Cabang Kerinci Komisariat STIE-STIA
- Sekjend BEM STIA-NUSA sungaipenuh
- Sekretaris Karang Taruna Persada Jaya Desa Koto Dian.
- Ketua KNPI Kecamatan Hamparan Rawang
- Ketua Harian KODRAT Kota Sungaipenuh
- Pengurus DPC Partai Demokrat Kota Sungaipenuh
- Ketua DPK ASPEKINDO Kerinci.
(rpk)
Share:

Friday, 28 December 2018

KPK Tetapkan Gusrizal Bersama 11 Anggota DPRD Provinsi Jambi Sebagai Tersangka Kasus Suap APBD

Zumi Zola Zulkifli (kiri) bersama Ketua DPRD Jambi Cornelis Buston. (Foto: ANTARA FOTO)
KPK menetapkan 12 anggota DPRD Provinsi Jambi sebagai tersangka. Belasan anggota dewan itu diduga menerima suap terkait pengesahan APBD Provinsi Jambi.
Para tersangka itu terdiri dari tiga dari unsur pimpinan DPRD Provinsi Jambi, lima orang pimpinan fraksi DPRD Provinsi Jambi, satu orang pimpinan fraksi dan tiga anggota DPRD Provinsi Jambi.
Empat pimpinan DPRD Jambi itu yakni Cornelis Buston selaku Ketua DPRD Jambi, AR Syahbandar selaku Wakil Ketua DPRD, Chumaidi Zaidi selaku Wakil Ketua DPRD, serta Sufardi Nurzain selaku Wakil Ketua DPRD.
Sementara untuk pimpinan fraksi DPRD Jambi ada 5 orang yang ditetapkan KPK sebagai tersangka yakni Sufardi Nurzain (Fraksi Golkar), Cekman (Fraksi Restorasi Nurani), Tadjudin Hasan (Fraksi PKB), Parlagutan Nasution (Fraksi PPP), dan Muhammadiyah (Fraksi Gerindra). Untuk pimpinan komisi ada 1 nama yang ditetapkan sebagai tersangka yakni Ketua Komisi III DPRD Jambi Zainal Abidin.
Sedangkan 3 orang lain merupakan anggota DPRD Jambi yakni Elhelwi, Gusrizal, dan Effendi Hatta.
"KPK memutuskan untuk meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dengan menetapkan 13 orang sebagai tersangka," kata Ketua KPK Agus Rahardjo, dalam konferensi pers di kantor KPK, Jakarta, Jumat (28/12).
Suap diduga diberikan oleh Zumi Zola selaku Gubernur Jambi. Diduga, suap diberikan agar pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019 menyetujui Rancangan APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2017-2018.
Penetapan tersangka ini merupakan pengembangan perkara Zumi Zola. Zumi terjerat kasus penerimaan gratifikasi senilai Rp 44 miliar. Tak hanya itu, Zumi Zola juga terjerat kasus dugaan suap terhadap sejumlah anggota DPRD Jambi.
Zumi Zola dianggap telah memberikan suap Rp 16,340 miliar kepada sejumlah anggota DPRD Jambi. Mereka adalah Supriyono, M. Juber, Ismet Kahar, Tartiniah, Popriyanto, Mayloeddin, Cornelis Buston, AR. Syahbandar, Chumaidi Zaidi, Zainal Abidin, Effendi Hatta, Sufardi Nurzain, Gusrizal, Zainul Arfan, Elhelwi, Muhammadiyah, Tadjudin Hasan, Parlagutan Nasution, Cekman, dan anggota DPRD Provinsi Jambi periode tahun 2014-2019 lainnya.
Atas perbuatannya, Zumi Zola sudah divonis bersalah oleh hakim. Ia pun dihukum 6 tahun penjara yang kasusnya sudah berkekuatan hukum tetap. Ia juga dihukum untuk membayar denda sebesar Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan.
Selain menjerat 12 anggota DPRD Jambi, KPK juga menetapkan seorang swasta bernama Joe Fandy Yoesman alias Asiang sebagai tersangka. Ia adalah rekanan proyek di Provinsi Jambi. Asiang diduga merupakan pihak swasta yang diduga penyandang dana suap dari Zumi Zola untuk pihak DPRD Jambi.
Nama Asiang sudah tercantum dalam dakwaan sebagai salah satu pihak pemberi gratifikasi kepada Zumi Zola. Berdasarkan dakwaan Zumi Zola, total gratifikasi yang diberikan Asiang kepada Zumi Zola adalah Rp 9,5 miliar dan USD 30 ribu atau Rp 436.500.000 (kurs Rp 14.550) serta Mobil Toyota Alphard Nomor Polisi D 1043 VBM.
Sumber: Kumparan.Com
Share:

Support

iklan banner iklan banner