Sunday, 30 April 2017

KEHADIRAN WAKIL GUBERNUR DI KERINCI, PRIORITAS PENGEMBANGAN PARIWISATA

Kerinci. Lacaknews- Kehadiran Wakil Gubernur Fachrori Umar di Kerinci sangat dinantikan pemerintah dan masyarakat. 

Kedatangan orang nomor dua di provinsi jambi. Akan berdampak terhadap perkembangan potensi Pariwisata di Kerinci.

Fachrori ke Kerinci dalam rangka pengembangan kawasan strategis pariwisata Nasional. Ini Menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi Jambi untuk mengembangkan Pariwisata yang ada di Kerinci. Dalam rangka mewujutkan program Jambi Tuntas.


Wakil Gubernur akan  langsung  menijau objek wisata yang ada di kerinci.  Untuk mengetahui apa yang menjadi skala prioritas pembangunan . Karna  Kerinci sudah di tetapkan sebagai Branding Pariwisata provinsi jambi.

Ajudan Wakil Gubernur Satria Budhi Dharma kepada Lacak News membenarkan “ ya pak wagub akan ke Kerinci. Insaallah senin (1/5) sore sudah di kerinci.Beliau akan menghadiri HARDIKNAS . Dan membahas pengembangan Potensi Pariwisata di Kerinci” jlasnya.

“ Nanti di kerinci pak Wagub akan turun langsung meninjau Objek wisata yang ada di Kerinci. Karna Kerinci merupakan Branding Pariwisata Privinsi Jambi” ujar Satria.(Abl)



Share:

Saturday, 29 April 2017

Aktivis Dan DPR ,Minta Pihak Dinas Selektif Menentukan Konsultan Pengawas Dalam Pekerjaan Fisik

Kerinci.lacaknews- Pemerintah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh. Sudah mengeluarkan Anggaran Dana Ratusan Miliar, utuk membangun infrastruktur.

Tapi kenyataan di lapangan. Banyak pekerjaan fisik konstruksi Jalan, Irigasi dan Gedung  tidak sesuai dengan apa yang diharapkan Pemeritah dan Masyarakat.

Ini sangat disayangkan. Aggaran Ratusan Miliar terbuang sia sia. Para aktivis dan LSM sudah berusaha keras. Agar pembangunan sesuai dengan spek yang tertuang dalam RAB dan Master Plan.

Salimin Aktivis yang selalu pokal menyuarakan hasil pekerjaan proyek di Kerinci dan Sungai Penuh menyampaikan “ Kadang kita tidak bisa menyalahkan kontraktor pelaksana saja. Yang paling bertanggung Jawab penuh sebenarnya Konsultan Pengawas. Karna lemahnya pengawasan maka kontraktor seenaknya mengerjakan meski tidak sesuai Plan nya ”Ujar salimin.

Begitu juga yang disampaikan Apdiansyah Anggota Komisi III DPRD Kota Sungaipenuh “ Ya seharusnya Pejabat Pembuat Komitmen PPK . Memberikan pekerjaan pengawasan pada konsultan yang profesional. Kalau konsultan itu pernah bermasalah ya jangan di beri lagi. Kalau tetap diberi pasti akan jadi masalah lagi dengan pengawasan” terang apdian.


Asrisal anggota DPRD Kerinci dari Golkar  yang juga anggota komisi III . bicara sama “ Pihak dinas harus selektif menentukan Konsultan pengawas. Kalau pengawasan berjalan pasti kualitas pekerjaan akan baik,” Ungkap nya.(Abl)



Share:

Zumi Zola : Pemrov Jambi Sediakan Bantuan Kursi Roda, Kaki Dan Tangan Palsu Bagi Warga Takmampu



LacakNews,Jambi – Gubernur Jambi, H. Zumi Zola Zulkifli, S.TP, MA didampingi Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadis Sosdukcapil) Provinsi Jambi, Arief Munandar, SE memberikan secara langsung bantuan berupa kaki palsu kepada korban kecelakaan, atas nama Ori (50) warga Simpang Pulai dan Herianto (40) warga Broni, bertempat di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Sabtu (29/04/2017) sore.

Gubernur Zola mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi membantu warga yang membutuhkan kursi roda, kaki palsu dan tangan paslus.

Untuk itu, Gubernur Zola menyampaikan, Pemprov Jambi melalui Dinas Sosdukcapil Provinsi Jambi mencari informasi kepada seluruh camat, lurah dan kepala desa di Provinsi Jambi adanya masyarakat yang membutuhkan bantuan kaki palsu, kursi roda dan tangan palsu.

“Ini bukan pertama kalinya Pemerintah Provinsi Jambi memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan seperti ini, kemarin di Kabupaten Merangin dan Kota Sungai Penuh kita juga sudah memberikan bantuan berupa kursi roda dan Pemerintah Provinsi Jambi terus mencari masyarakat yang membutuhkan bantuan di 11 kabupaten/kota se Provinsi Jambi,” tutur Zola.

Gubernur Zola mengharapkan agar bantuan dari Pemerintah Provinsi ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan untuk bisa menjalankan aktivitas sehari hari.

“Saya menghimbau kepada camat, lurah dan kepala desa, apabila ada anggota masyarakatnya membutuhkan bantuan seperti kaki palsu, kursi roda dan tangan palsu, agar segera menyampaikan kepada Pemerintah Provinsi melalui Pemerintah Kabupaten/Kota untuk segera kami berikan bantuan,” ujar Zola.(Ori)
Share:

Friday, 28 April 2017

KERINCI DI PECAH BELAH OLEH OKNUM YANG INGIN KERINCI HILIR BERSATU


   
Suatu cita cita mulia dari sebagian tokoh kerinci hilir. Yang ingin putra terbaik dari hilir, mejadi orang nomor satu di bumi sakti alam kerinci.

Banyak masyarakat yang menberikan supor dan apresiasi pada mereka.
 Yang punya misi besar untuk membangun negeri bagian timur dari tanah kincai.

Ada juga sebagian  yang menilai mereka ini “ Sudah tidak benar”.  “  Untuk menyatukan kerinci hilir .Kok harus disandingkan dengan isu kerinci hilir bersatu dalam Pilkada 2018”. Apa tidak ada cara lain.

 Wajar banyak yang menilai ini sebuah penomena “Bodoh”.Tampa berpikir masa depan kerinci secara keseluruhan.

Tapi dari sudut pandang lain.Mereka para tokoh “Hebat ”ini. Berpikir kalau dari hilir jadi orang nomor satu di negri orang kayo ini. Percepatan pembangunan di hilir lebih baik dan maju “ Masuk akal juga tapi tidak ada jaminan”.

Untuk membuat kerinci hilir bersatu dan maju, tidak harus dengan politik. Banyak cara lain. Sehingga mereka yang merasa “Tokoh berpengaruh” ini. Dinilai berpikir “ Kerdil” . “ Di anggap punya kepentingan kelompok atau golongan tertentu”. Oleh para pengamat.

Justru pemikiran dari kalangan aktivis muda lebih “Brilian” dari senior atau tetua ini. “ Generasi muda sering meminta Dukungan untuk memperjuang kerinci hilir lebih maju dengan gaya anak muda (Intelek tual muda). Tampa membawa embel embel politik. Justru ada dari yang merasa tokoh mengecilkan ide anak muda.

Kadang mereka “yang merasa tokoh hebat” ini. Berbagai alasan dan jawaban untuk melemahkan kaum muda.
“ Iko agi nek idak iko pasak, iko dak usah ikut campur, mano iko ngerti urusan ini,” kalimat ini sering kali di keluhkan generasi muda.

Tidak heran kalau sekarang banyak Bakal Calon Bupati dari hilir yang bermunculan (Zainal abidin, Candra Purnama, Gusrizal, Subur Budiman, Ruslan dan Herman)

"Mulai sekarang mereka yang mendengungkan dan berkeinginan Kerinci hilir bersatu untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat hilir dengan membawa isu politik pilkada 2018”

harus berpikir kembali untuk mengemas isu. Dan bertanya kebelakang
" Apa ide dan inisiatif kami sudah benar"



                     BY ANT BLACK
                       28 April 2017


Share:

AJB, Punya Master Plan Yang Jitu Dalam Urusan Tata Ruang

Sungaipenuh.Lacak News - Dalam urusan tata ruang. Walikota Sungaipenuh Asafri Jaya Bakri terbilang berhasil dalam mengelola potensi yang ada.

Priode pertama. AJB Berhasil membangun Jalan lingkar Kumun Rawang. Dan Succes membangun Jembatan Layang.

Untuk 2017. AJB Membuat terobosan baru. Pembukaan Jalan baru. Yang melintasi pangkal Jembatan Layang dan membelah Desa Tanjung bunga, menuju Simpang tiga rawang.

Beberapa masyarakat sangat bersukur Atas dibukanya jalan baru ini.

Irwan warga tanjung Mudo menyampaikan" Apa bila jalan yg melintasi pinggiran Desa Tanjung ini sudah beroperasi. Pasti akan mengurangi kemacatan jalur lalulintas rawang tanah kampung" ujar nya.

Mat saleh warga airsempit juga merasa gembira telah dibangun jalur ini." Saya senang sekali. Kl sudah ada jalan ini pasti nilai jual tanah akan meningkat. Dan mempercepat akses antara desa  tanjung bunga menuju simpang tiga rawang," Jelasnya .(Adi)

Share:

Thursday, 27 April 2017

Banjir di kota Jambi Jadi Viral, dan diliput media Nasional



LacakNews,Kota Jambi - Banjir besar yang melanda Kota Jambi 2017 Jadi viral dan diliput media nasional. Banjir setinggi satu meter lebih tersebut merendam puluhan rumah warga 4 RT.

akibat banjir ini Warga juga heboh dan membanjiri komentar tentang Banjir yg melanda kota jambi,warga menyebutkan Banjir kali ini merupakan Banjir yang terparah yang pernah terjadi di kota Jambi.

Warga juga mengeluh,Belum lagi di jalan raya air sudah setinggi betis pria dewasa hingga membuat alur lalu lintas semakin macet,warga menyebutkan banjir kali ini disebabkan Buruknya Drainase yang ada di kota jambi.(Jambi)

Share:

Fachrori ,Akan Sambut HARDIKNAS Di Kerinci, Serta Rapat Tim Brending Pariwisata Provinsi Jambi


KERINCI.LACAK NEWS. Dalam rangka menyanbut Hari Pendidikan Nasional (2/5). Wakil Gubernur Fachrori Umar akan hadir di bumi sakti alam Kerinci.

Fachrori pada acara Hardiknas. Akan bertindak langsung sebagai inspektur upacara di Lapangan Pemda Kabupaten Kerinci.

Kehadiran orang nomor dua Provinsi jambi. Selain menghadiri acara Hardiknas.

 Fachrori juga hadir dalam rangka rapat tim percepatam pengembangan kawasan strategis pariwisata Nasional, Kerinci sebagai Brending Pariwisata provinsi jambi.

Sekda Kabupaten Kerinci Afrizal HS Menyapaikan “ Ya benar pak wakil gubernur akan datang ke Kerinci dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional dan rapat tentang Pariwisata kerici.Beliau lansung sebagai inspektur upacara Hardiknas, “ Jlas nya.

Sementara Sekretaris Dinas Pariwisata Firmansah juga menyanpaikan hal yang sama“ Pak Wakil Gubernur setelah upacara akan mengadakan rapat untuk membahas pengembangan Kerinci Sebagai Brending Pariwisata Provinsi Jambi, di rumah dinas Bupati,”Ujar nya ( Abl)







Share:

IMELSI ANISSABBRINA; PESERTA BUJANG GADIH KINCAI 2017, MIRIP PRESENTER DONA AGNESIA

KERINCI.Lacak News - Salah satu peseta Bujang Gadih Kincai 2017   Imelsi Annissabrina. Sangat mirip dengan Artis dan presenter kondang  Dona Agnesia.

Imelsi Berasal dari Desa Semerap Kecamatan Keliling Danau, Kerinci. Putri dari pasangan Usman (Pahlawan Devisa) dan Umi Dariah ini. Banyak menarik perhatian Public.

Dara manis kelahiran Semerap 30 Nopember 2001 . Merupakan salah satu peserta Bujang Gadih Kincai 2017 yang banyak di Favoritkan. Sebagai bakal pemegang tahta tertinggi Ratu kecantikan Kerinci tahun 2017 ini.



Saat lacak news mengkonfirmasi pada kakak sepupu nya Mashuri “ kami sekeluarga berharap Imelsi bisa meraih prestasi terbaik di ajang pemilihan Bujang Gadih Kincai ini”Jelas Mashuri.

Ibu imelsi Umi Dariah megucapkan “ Saya sebagai orang tua tentu pengen melihat anak menjadi yang terbaik. Dan kepada seluruh masyarakat saya minta do’a dan dukungan .Agar anak kami bisa Jadi Juara dalam ajang Pemilhan Gadih Kincai tahun ini,” ujar nya.

Sekretaris pariwisata Kerinci Firmansah menyapaikan "Perhelatan akbar pemilihan Bujang Gadih Kincai (Kerinci) 2017 sudah berjalan sejak Rabu (26/4). Dan acara puncak (Grand Final) akan dilaksanakan Sabtu (29/4) malam .Bertempat di Gedung Nasional Sungai Penuh, " jelas nya. (Abl)




Share:

PERJUANGKAN PEMBANGUNAN SPORT CENTER, ZOLA TEMUI MENPORA

LacakNews,Jakarta - Kamis (27/4) siang, Gubernur Jambi, H. Zumi Zola, S.TP, MA menemui Menteri Kepemudaan dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, H. Imam Nahrawi, S.Ag dikantor Kementerian Kepemudaan dan Olahraga, Senayan, Jakarta.
Inti dari pertemuan tersebut adalah, Zola mengharapkan dukungan dari Menpora untuk pembangunan Sport Center (pusat olahraga) Provinsi Jambi, yang berlokasi di Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.
Selain itu, Zola juga berharap dukungan Menpora dalam pembangunan GOR mini di kabupaten/kota, dan gedung kepemudaan.
Zola menyatakan, dia ingin meningkatkan prestasi olahraga di Jambi dan untuk itu dibutuhkan sarana prasarana yang memadai, sedangkan fasilitas olahraga di Jambi, termasuk stadion KONI tidak memadai dan anggaran (APBD) Provinsi Jambi sangat terbatas.
Menteri Kepemudaan dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Imam Nahrawi mengapresiasi kunjungan Gubernur Jambi dan akan berusaha mendukung pembangunan olahraga dan kepemudaan di Provinsi Jambi.
Usai pertemuan, Zola menyatakan bahwa sambutan Menpora sangat baik, namun memang usulan pembangunan yang disampaikan Jambi harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran.
“Alhamdulillah, tadi sudah diterima oleh Pak Menteri, dan saya sudah sampaikan apa yang menjadi harapan dari masyarakat Jambi di bidang olahraga dan kepemudaan. Kita menginginkan Jambi butuh pembangunansport center, lahan sudah tidak masalah, 100 Ha sampai 500 Ha pun kita siap. Kemudian, di kabupaten/kota belum semua punya GOR mini untuk menunjang kegiatan olahraga dan kegiatan pemuda di setiap kabupaten/kota,” ujar Zola.
“Tadi Pak Menteri juga sudah memberikan arahan. Memang karena keterbatasan dana juga, seperti yang sudah disampaikan oleh Pak Jokowi dalam Musrenbangnas kemarin, maka kita mesti cari jalan keluar, misalnya dalam pembangunan sport center, kita diarahkan oleh Menpora untuk menghubungi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), untuk meminta perusahaan-perusahaan besar dapat ikut membantu membiayai pembangunannya,” lanjut Zola.
“Kalau untuk GOR mini, insyaallah akan dipertimbangkan oleh Pak Menteri, dengan anggaran tahun 2018. Saya juga tadi menyampaikan, mungkin ada even olahraga yang bisa menjadi even tingkat nasional di Jambi. Saya bicarakan tadi, misalkan Pak Menteri ada program Gowes Desa (oalahraga naik sepeda), saya sampaikan, dari kota sampai ke Candi Muaro Jambi, atau nanti kalau tahapan awal ini sukses, kita bisa punya tour sendiri, misalnya dari Kota Jambi sampai ke Kerinci, dngan berapa kali pemberhentian di lokasi-lokasi wisata. Juga ada potensi lainnya, misalnya Lomba Perahu Naga, karena di PON kemarin, kita pertama kali dapat medali dari dayung. Selain itu, sesuai dengan potensi yang kita miliki, kita akan mengajukan Kompetisi Arung Jeram Tingkat Nasional. Nanti tindak lanjutanya, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jambi kooordinasi dengan cabang olahraga dulu di Jambi, selanjutnya hubungi Pusat, itu konsep kita, mudah-mudahan bisa terwujud,” jelas Zola.
Zola mengatakan, dia mencoba untuk meningkatkan kualitas dan prestasi olahraga di Provinsi Jambi, bukan hanya fasilitas saja, tetapi dia juga minta ada coaching clinic(pelatihan untuk pelatih) di Jambi, untuk pelatih dan wasit supaya pelatih bisa lebih bagus lagi melatih atlet.
“Saya pikir, saat ini banyak pelatih kita yang potensial, yang bagus, tinggal kalau ada nanti kita sosialisasikan kepada pelatih dan kepada masyarakat supaya mereka ikut. Wasit basket di Jambi sudah ada yang punya lisensi, itu bagus, tinggal nanti dikembangkan lagi,” tambah Zola.
“Gowes Desa insyaallah akan diselenggarakan tanggal 15 Juli 2017, tadi sudah saya sampaikan langsung, mohon Pak Menteri bisa datang, itu ada di Kota Jambi, di Batanghari, dan juga di Bungo. Insyaallah kalau Pak menteri datang, akan memberikan semangat juga kepada masyarakat. Tadi beliau mengatakan siap, tentu disesuaikan dengan jadwal beliau sebagai menteri juga," terang Zola
Terkait Gala Desa, rangkaian dari Gowes Desa, yang merupakan program Menpora, Zola menyatakan akan mendukung program menteri. “Ini bagus untuk masyarakat. Tadi kami bicara juga tentang gedung pemuda, sebagai wadah bagi para pemuda berkreasi, kita belum punya itu, saya sudah sampaikan. Insyaallah itu bisa direspon positif,” jelas Zola.(Ori)
Share:

BANGUN GOR SKALA INTERNASIONAL, ZOLA TEMUI MENTERI OLAHRAGA

LacakNews,Jakarta - GubernurJambi, H. Zumi Zola, S.TP, MA bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia H.Imam Nahrawi dalam rangka meminta Petunjuk Teknis (JUKNIS) guna membangun GOR bertahap Internasional di Provinsi Jambi.

Dalam rangkaian penyampaian Zola menceritakan bagaimana Rakyat Jambi sangat Butuh Fasilitas Stadion.

Karena sekarang fasilitas Olahraga di Provinsi Jambi dirasa kecil dan sudah tidak memadai, dikarenakan kondisi APBN murni tidak memungkinkan untuk membangun stadion sebesar itu, tapi tentu ada Jalan, seperti Sumatra Selatan "Jakabaring".

Tentunya Provinsi Jambi harus menjadi tuan rumah Event Nasional atau Internasional agar bisa dimaksimalkan bantuannya.(Ori)
Share:

Wednesday, 26 April 2017

Zumi Zola: Pembangunan Insfrastruktur, usulan Prioritas MUSRENBANGNAS 2018



Jakarta.Lacak News - Gubernur Jambi, H. Zumi Zola Zulkifli, S.TP, MA menyampaikan, pembangunan infrastruktur di Provinsi Jambi merupakan usulan prioritas Pemerintah Provinsi Jambi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional Tahun 2018.
Hal tersebut dikatakan oleh Zola usai mengikuti Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2017 dalam Rangka Penyusunan Rancangan Kerja Pemerintah (RKP) 2018 bertempat di Assembly Hall Birawa Hotel Bidakara Jakarta Selatan, Rabu (26/04/2017).

“Bapak Presiden Jokowi menekankan untuk menyusun program prioritas. Program prioritas Provinsi Jambi tahun 2018 adalah untuk infrastruktur,” ungkap Gubernur Zola.

Gubernur Zola mengungkapkan, infrastruktur harus disinergikan dengan baik misalnya jalan produksi, irigasi untuk pangan, dan jalan-jalan utama.
“Pembangunan infrastruktur ini berguna untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan menopang sektor-sektor pertanian, perikanan, peternakan dan perkebunan,” kata Gubernur Zola.

“Melalui program prioritas infrastruktur ini juga kita mendorong untuk meningkatkan perekonomian petani sawit dan karet, kita mengetahui bahwa sebagian besar masyarakat Jambi menggantungkan kehidupan mereka dari perkebunan sawit dan karet,” ujar Zola.

Gubernur Zola mengatakan, pada tahun 2018 Provinsi Jambi akan memfokuskan pada pembangunan pelabuhan Ujung Jabung karena Provinsi Jambi sangat membutuhkan pelabuhan dan pengembangan bandar udara Depati Parbo Kerinci untuk meningkatkan akses pariwisata, sehingga wisatawan lebih mudah datang ke Kerinci.

“Provinsi Jambi juga mengusulkan pembangunan Jembatan Batanghari III karena kondisi jembatan Batanghari I sudah tidak layak lagi untuk dilalui kendaraan-kendaraan dengan tonase yang besar serta pembangunan waduk dan irigisai di Batang Asai,” kata Gubernur Zola.

Lebih lanjut, Gubernur Zola menambahkan, Provinsi Jambi juga memfokuskan beasiswa pada bidang pendidikan untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta penekanan pada pelayanan terhadap masyarakat.(Ori)
Share:

Tuesday, 25 April 2017

MELACAK ,SEKITAR KANTOR IMIGRASI KERINCI " BIRO JASA APA CALO "( Edisi I)

Kata Biro jasa sudah tidak asing  terdengar . Ada yang bergerak di bidang Pariwisata, Tour &Travel, Umroh & Haji, Transportasi. Masih banyak lagi jenis Biro Jasa lainnya.

Semenjak adanya Kantor Imigrasi Kelas III di Kabupaten Kerinci. Para pebisnis Biro Jasa tidak mau ketinggalan mengembangkan bisnisnya di bidang pembuatan Paspor dan dokumen perjalanan ke luar negeri.


Mereka sudah mulai terang-terangan menawarkan jasa pembuatan paspor. Dengan menyebutkan pada pelanggan bahwa mereka bisa membantu untuk mengurus paspor lebih cepat dan mudah
dengan kalimat yang ditawarkan “ Kasih bahan dan besoknya lansung ambil sidik jari dan ambil foto” .

Dengan tawaran bisa mempermudah urusan dan bisa menghemat waktu. Tidak sedikit masyarakat yang tertarik buat paspor melalui biro jasa.

Waktu Crew Lacak mencoba menjejaki bagai mana keberadaan sebenarnya bisnis biro jasa di sekitar Kantor Imigrasi di Senggaran Agung. Ternyata apa yang kami dapatkan info memang benar ada sebagian masyarakat yang manggunakan Jasa dari biro jasa ini.

Disini kami sedikit merasa ada ke janggalan. Ada dari mereka yang demi mendapatkan pasport harus mengeluarkan biaya antara 2jt – 3jt.

Seorang pelanggan biro jasa menyebutkan “ iya aku bayar 2 Juta. Tapi dak apo-apo yang penting aku bisa dapat paspor. Karna paspor aku yang dulu lah mati di malaysia. Sementaro untuk memperpanjang dg jalur resmi tidak bisa. Sebab paspor aku yg dulu blum sampai lima tahun”.

Sementara Kepala imigrasi kelas III Kerinci  Azhar . Saat kami konfirmasi menyampaikan pada Lacak News Dia lagi Di Merangin mempersiapkan Tim PORA. 

“Sudah banyak yang menghubungi saya untuk mendaftar menjadi biro jasa pengurusan paspor.  Sampai saat ini (24/4) kita tidak memberikan celah untuk mereka bisa masuk.Saat ini saya lagi di merangin lagi mempersiapkan Tim PORA” jelas Azhar.


Trus siapa yang punya permainan ini.
        Tunggu ulasan LACAK NEWS EDISI II
Share:

Penerimaan CPNS dan Pengangkatan Honorer, Zola Akan Berjuang Sampai Pusat

LacakNews.net,Jambi – Banyaknya Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang pensiun setiap tahunnya, ditambah ASN yang pindah tugas ke luar Kabupaten/Kota atau mutasi belum lagi nasib honorer di Jambi yang ingin diangkat menjadi PNS yang harus diperhatikan.

Akan tetapi, masih berlakunya Moratorium atau penghentian sementara penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov​) Jambi harus kerja keras untuk memperjuangkan nasib para honorer di Jambi.

Padahal, mereka para honorer sangat berharap diangkat menjadi PNS, apalagi bagi mereka "tenaga honorer" yang sudah bertahun-tahun mengabdikan diri sebagai tenaga honorer.


Tuti (32) Tenaga Honorer di lingkungan Pemprov Jambi ini telah mengabdikan diri sebagai tenaga guru honorer berharap agar pemerintah memperhatikan nasib mereka. “Saya sudah tujuh tahun menjadi guru honorer. Jangan kan untuk diangkat jadi PNS masuk K2 saja belum,” keluhnya, Selasa (25/4).



Untuk itu ia mengharapkan, agar pemerintah untuk dapat memperhatikan nasib tenaga honorer. “Kami berharap bisa masuk daftar K2 saja, meskipun belum bisa diangkat langsung menjadi PNS,” harapnya.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jambi Zumi Zola sangat merespon besarnya harapan tenaga honorer untuk diangkat menjadi PNS dan pemerintah kembali membuka penerimaan CPNS di daerah, khususnya di Jambi.

Namun, harapan para honorer untuk diangkat menjadi PNS dan penerimaan CPNS baru terkendala moratorium. “Untuk pengangkatan honorer dan penerimaan CPNS masih terkendala moratorium. Pengangkatan dan penerimaan itu bisa dilakukan sampai Presiden membolehkan kembali,” kata Zumi Zola beberapa waktu lalu.

“Di Jambi ada ribuan honorer yang memiliki harapan supaya diangkat menjadi PNS. Sangat ramai dan itu bentuk keinginan dan saya bersama Bupati dan Walikota akan memperjuangkannya ke Pusat,” kata Zola. (Ori)
Share:

Monday, 24 April 2017

Hari Libur Plt. Dirut RSUD Raden Mattaher Pantau Pelayanan Pasien


LacakNews.net,Jambi - Plt. Direktur Utama RSUD Raden Mattaher Drg.Iwan Hendrawan tengah malam tadi (25/04) terlihat berada dan berkeliling di seputaran kompleks RSUD raden mattaher.

Dari pantauan dini hari tadi, Plt Dirut RSUD Raden Mattaher memasuki satu persatu gedung rawat inap pasien, ruang IGD, lobby utama dan berkeliling ke beberapa gedung di bagian belakang RSUD Raden mattaher.

Melalui Kabag Humas Dr. Zakaria Saleh diketahui bahwa kedatangan Plt Dirut RSUD Raden Mattaher adalah untuk melihat kondisi ruangan dan pelayanan.
"Ya benar pak Dirut datang untuk melihat situasi pelayanan di IGD dan Ruang Rawat Inap pasien dan melakukan supervisi singkat kepada tenaga medis yg ada, serta mengecek kondisi pengamanan dan ruangan saat malam khususnya pemakaian lampu & AC pada ruangan yg tidak beraktifitas di malam hari, apakah sudah dimatikan atau tidak oleh karyawan RSUD" sebut Dr. Zakaria.

Plt. Dirut RSUD Raden mattaher terpantau terus Berbenah dan tingkatkan Pelayanan RSUD agar masyarakat jambi terlayani dengan baik.(Ori)
Share:

SEBELUM MENINGGAL EKO SEMPAT TITIP KAN MASA DEPAN ADEKNYA KE WAKA KESISWAAN SMKN 2 SUNGAI PENUH

KERINCI. LACAK NEWS -  Siswa terbaik dari SMKN 2 Sungaipenuh. Eko merupakan sosok Siswa yang cerdas dan banyak berkecimpung di Organisasi intra sekolah (Osis).
Sebelum di panggil yang kuasa. Eko sempat menyampaikan ke inginannya pada Wakil Kesiswaan  SMKN 2 Sungaipenuh, Drs. Andi Zubir . Untuk pergi PPL di Malaysia.
Eko Juga menitipkan adek nya Eki yang sekarang Kelas Tiga MTSN Semerah pada bapak Andi Zubir.
" Eko seorang yang baik dan ber prestasi di sekolah. Seminggu yang lalu eko pernah menyampaikan pada saya ke inginannya untu PPL di Malaysia. Eko juga menyampaikan pada saya dia punya Adek yang masih Kelas Tiga MTS.  Dimana tempat terbaik tempat sekolah adeknya setelah Tamat MTS" Ujar Wakil Kesiswaan.
Namun apa hendak di kata. Takdir berkehendak lain. Hari senin (
24/4) Eko di panggil yang illahi.
Hanya kalimat innalillahi wainna ilaihirojiun yang bisa di ucapkan. Oleh Keluara, Sekolah dan teman sepermainannya.
Sebelum Eko bisa mendapatkan apa yang di cita-citakan nya. Dia terlebih dahulu di panggil sang pencipta.(Abl)
Share:

Film Nasional “Negeri Seribu Sungai” Populerkan Kota Sungai Penuh

Ketua KNPI Kota Sungai Penuh, Fikar Azami, Ikut Berlakon

SUNGAIPENUH. LACAK NEWD – Potensi wisata yang dimiliki Sakti Alam Kerinci, khususnya keindahan alam, menarik minat kalangan dunia perfilman nasional untuk mengangkatnya ke layar lebar.

Sutradara kondang, Purnomo A Chakil, dengan menggandeng sejumlah bintang ternama seperti, Amel Karla, Reza Pahlevi dan Gerard Muhammad, membesut sebuah karya film yang salah satunya menonjolkan objek wisata alam Kota Sungai Penuh.
 
Film berjudul “Negeri Seribu Sungai” itu mengambil lokasi syuting salah satunya di Puncak Kahyangan di Kota Sungai Penuh.

Menariknya, film yang ditargetkan akan dirilis paling lambat September 2017  itu juga menampilkan tokoh muda, Fikar Azami, SH.MH sebagai salah satu pelakon. 
Ketua KNPI Kota Sungai Penuh itu terlihat begitu total dalam menjalankan peran saat proses pengambilan gambar, Senin (24/4).

Kehadiran sosok Fikar Azami dalam blantika film nasional  diharapkan bisa mengikuti jejak Gubernur H. Zumi Zola Zulkifli, STP.MA, yang pernah mengharumkan nama Provinsi Jambi di dunia perfilman Indonesia
“Film ‘Negeri Seribu Sungai’ ini akan kita ikutsertakan pada festival film internasional di Amerika, Perancis dan Kanada. Film ini sarat dengan nilai-nilai edukasi serta kultur budaya lokal,” sebut sang sutradara, Purnomo A Chakil, yang pernah mensutradarai film yang dibintangi Gubernur Zumi Zola.

Diungkapkan Purnomo, objek wisata alam Sakti Alam Kerinci nantinya akan menghiasi opening film ‘Negeri Seribu Sungai’. “Saat ini proses shoting film sudah mencapai 90 persen dan kita melibatkan  hampir 90 persen pemain lokal,” sebutnya.

Pemerintah Kota Sungai Penuh turut mensupport produksi  film yang akan tayang diberbagai bioskop di Indonesia ini. 

“Kita melihat ini sebagai kesempatan untuk lebih mengenalkan potensi pariwisata Kota Sungai Penuh dan Sakti Alam Kerinci pada umumnya ke tingkat nasional bahkan internasional ,” sebut Wako AJB didampingi Kadis Pariwisata dan Kebudayaan, Zulwachdi, saat menerima kunjungan kru film di rumah dinas Walikota, Senin (24/4). (Humas).

Share:

IKEBSAK Bantu Pengobatan Nover, TKI asal Lempur Danau

Malaysia. Lacak.News- Ikatan Keluarga Besar Sakti Alam Kerinci (IKEBSAK). Gencar membantu warga Kerinci Di Malaysia.

Baru-baru ini IKEBSAK sedang berjuang membantu  NOVER warga Lempur danau KERINCI JAMBI. Mebderita sakit berat.

Nover  yang tingal di  kulim kedah Malaysia. Mintak bantuan IKEBSAK dan  PERHIMPUNAN MASYRAKAT INDONESIA UTARA diketua oleh Dato' Tresa Devi.

Selaku ketua Umum Perhimpunan Masyarakat Indonesia Utara. Bekerja sama dengan IKEBSAK dan PERMAI.Dato Tresa Devi dengan senang hati membantu Nover.

Faisal Anas Ketua Umun IKEBSAK nenyampaikan pada Lacak News "Ya kita sekarang lagi memberi batuan pengobatan untuk saudara kita Nover. Semoga dia di berikan kesembuhan dg cepat, saya mengucapkan trimakasi pada DATO TRESA DEVI. Amiiiii," Ujar faisal.(Abk)
Share:

Zumi Zola Raih Rekor MURI Atas Buka Puasa Sunah

Lacaknews.net,Jambi - Provinsi Jambi di anugrahkan Rekor MURI (MUSEUM REKOR INDONESIA) dalam Kategori "Buka Puasa Sunnah oleh Peserta Terbanyak".

Penghargaan tersebut dianugrahkan kepada Gubernur Jambi H.Zumi Zola,kegiatan Tersebut dilaksanakan di Masjid agung seribu tiang.

Zola mengucapkan terimakasih Kepada Panitia Penyelenggara yakni, DPP KPPS kegiatan Buka puasa Sunnah terbanyak se-Indonesia, serta seluruh masyarakat Jambi yang turut hadir dalam kegiatan ini.(Ori)

Share:

Pelajar Yang Gantung Diri Meninggal Di RSU H.A Thalib Sungaipenuh

Kerinci.Lacak News - Pelajar yang berusaha mengakhiri hudup dengan gantung diri. Warga Desa Bunga Tanjung Sitinjau Laut Kerinci bernama Eko.

Dia masih sebagai pelajar kelas XI salah satu SMKN di Sungaipenuh.

Rahmat keluarga korban saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan menyebutkan korban sudah meninggal.

"Benar eko berusaha mengahiri hudupnya dg gantung diri. Saat ini lagi di Rumah sakit. Kata dokter dia sudah meninggal" Ujar rahmat.

Dirumah korban sudah banyak kekuarga dan masyarakat yg datang. " Kami ke
Luarga belum tau penyebab kenapa dia nekat gantung diri" jelas nya. (Abl)
Share:

Warga Bunga Tanjung Di Kabarkan Gantung Diri

KERINCI.LACAK News- Warga bungo tanjung Senin(24/4) Jam 15.00Wib. dihebohkan dengan informasi. Seorang Pelajar di temukan gantung diri.


Saat ini korban lagi dibawa oleh keluarga menuju Rumah sakit Umum H.A Thalib Sungaipenuh.

Sampai berita ini di turunkan blum ada yang dapat di kinfirmasi tentang kondisi Korban( Abl)

Share:

Sunday, 23 April 2017

Firdaus Di Temukan Di Pinggir Danau Desa Pidung

KERINCI.LACAKNEWS – Setelah dunyatakan hilang di danau sejak hari selasa (18/4) Akhirnya Firdaus di temukan  Di Sekitar danau Pidung.

Firdaus di temukan dalam keadaan meninggal.Pertamakali di temukan oleh pihak kepolisian.

Muksin kades Koto dian membenarkan." Betul firdaus ditemukan di pinggir danau Pidung sekitar jam 17.00 (23/4) Oleh polisi. Sekarang kami dalam perjalanan membawa jenazah menuju rumah duka " ujar muksin.(Abl)
Share:

ORGANISASI FORKEN, AKHIRNYA MENDEKLARASIKAN DIRI

Kerinci.Lacak News – Forum Komunikasi Masyarat Kerinci Nusantara (FORKEN) yang di inisiator oleh para tokoh masyarat Kerinci dan Sungaipenuh.  Akhirnya mengkuhkan diri kehadapan Public.

Mimggu (23/4). Organisasi FORKEN  yang di Ketuai oleh Tafyani Kasim seorang pengusaha yang berasal dari Jujun dan berdomusili di Padang Sumatera Barat.

FORKEM melaksanakan Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus. Yang di laksanakan di GEDUNG NASIONAL Sungaipenuh. Selain pelantikan DPP FORKEN. Juga di laksanakan Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus LBH FORKEN dan DPP HPKN. Yang menpunyai motto MENYATUKAN POTENSI DAN MEMPERKOKOH PERSATUAN.

Pada acara ini di hadiri Walikota Sungaipenuh, Bupati Kerinci, Gubernur Jambi yang di Wakili Oleh Kepala Kesbanpol Provinsi dan juga hadir dari Malaysia Datuk Setia H. Muhammad Isa beserta Rombongan.

Pada Lacak News Tafyani menybutkan. "Organisasi ini bertujuan menyatukan kimunikasi antara warga Kerinci yang ada di perantauan dengan yang ada di Kerinci.
Karna selama ini belum ada organisasi yang ber anggotakan gabungan daerah dengan rantau,"Jelasnya

“ Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya pada Bapak Gubernur, Wilikota, Bupati dan Datuk Setia   Muhammad Isa dari Malaysia, yang sudah mendukung sehingga acara ini berjalan sukses. Dan Juga Kepada semua panitia yang  sudah susah payah mepersiapkan acara ini,”. Ujar tafyani.

Tidak ketinggalan Tafyani berterimakasih pada Tamu undangan yang hadir. Serta yang sudah memberikan ucapan selamat atas pengukuhan dan pelantikan pengurus FORKEN. Baik melalui telpon , Sms ,  WA dan  kiriman ucapan melalui Karangan Bunga.(Abl)


Share:

Di Suruh Berangkat Lewat Pintu Dora Emon, Oleh Oknum Pegawai Imigrasi Kerinci

Kerinci.Lacak News - Oknum Pegawai bagian Pelayanan Kantor Imigrasi Kerinci. Tidak koperatif dalam melayani masyarakat yang datang untuk mengurus Paspor.

Hari Jum’at (20/4). Salah seorang warga Lempur Danau Kecamatan Keliling Danau ber inisial “SM” merasa tidak puas dengan pelayanan yang di berikan.

Saat itu dia mau mengurus paspor  ponakannya, yang masih berstatus siswa kelah 2 SMPN di Sungaipenuh. Untuk keperluan mengunjungi orang tua yang mau melahir di Malaysia.

Menurut pengakuannya .Semua bahan sudah lengkap.  Walinya juga sudah datang (adek dari orang tua yg mau buat paspor ). Serta surat kuasa dari orang tua juga ada kami bawa.

Tapi pihak imigrasi meminta orang tua dari ponakannya. Yang harus datang mengurus. Sementara kedua orang tua nya ada di Malaysia.

“Semua bahan sudah lengkap. Tapi pihak imigrasi meminta orang tua dari ponakan saya yang langsung datang mengurus. Sementara keperluan kami buat paspor untu ketemu orang tua.Kalau orang tuanya ada disini untuk apa buat paspor.” Jelas nya.

“ Pegawai Imigrasi Kerinci bicara nya  kasar. Dia bilang dengan kami kalo mau berangkat juga, lewat saja pintu Dora Emon  gitu jawaban nya “ tambah SM.

Lacak News sudah berusaha menghubungi Kepala Kantor Imgrasi kerinci untuk minta keterangan melalui telpon selur . Tapi sampai berita ini di turunkan HP nya blum aktif . Juga sudah menghubungi melalui  SMS dan WA namun blum ada balasan.(Tim)

Share:

Friday, 21 April 2017

" Tidak Adil" Pelayanan Kantor Imigrasi Kerinci Di Keluhkan Warga



Kerinci.Lacak News- Harapan masyarakat Kerinci dan Sungaipenuh  kehadiran Kantor Imigrasi di Senggaran Agung Sirna.
Baru Dua bulan diresmikan. Pelayanan Imigrasi kerinci sudah banyak di keluhkan oleh masyarakat. Kerna sulitnya prosedur dan ada indikasi pilih kasih.

Sabtu (22/4) .Sherry warga Keliling Danau Curhat pada Koran Lacak News. Dia mengeluhkan pelayanan kantor Imigrasi Kerinci.

Sherry menilai ada pilih kasih terhadap pelayanan pengurusan Pasport. Dia merasa,  punya dia dipersulit . Sementara dg kasus yg sama untuk orang lain bisa di urus di Kerinci.

“ Yg jd pertanyaan saya,kenapa punya org di keluarkan tp untuk saya di suruh ke jambi .Aku datang ke kantor Imigrasi tanggal  (10/4) untuk mengurus keterangan hilang. Sesuai arahan dari kepolisian untuk meminta keterangan dulu dari Kantor Imigrasi. Pegawai imigrasi itu bilang tidak bisa dikeluarkan di Kerinci. Dengan alasan posport saya yg dulu di urus di Jambi.” Ujar Sherry.

Sherry juga menyampaikan” Untuk orang lain, sudah ada  yang dikeluarkan tanggal (3/4) . Kenapa untuk aku  dak bisa di urus di Kerinci. Knapa kantor Imigrasi ini pilih kasih,” Curhat nya.(Abl)

Share:

Upaya Temukan Firdaus Yang Hilang Di Danau ,Warga Pulautengah Lakukan Do'a dan Solat Goib Berjamaah Di Tiga Masjid


Kerinci.Lacak News – Sudah Empat hari Firdaus belum juga ditemukan. Segala upaya sudah dilakukan oleh keluarga bersama masyarakat, pemerintah, TNI dan Polri.

Maryono yang merupakan orang tua “Mamak” dari Firdaus pada LACAK News menjelaskan . Seluruh keluarga berharap Firdaus segra di temukan. Pihak keluarga sudah melakukan segala cara untuk mencari.

Setiap malam dan pagi dirumah firdaus dan keluarga, tidak henti – hentinya melakukan do’a bersama dan Solat  Hajat. Memohon petunjuk agar firdaus cepat di temukan.

“ kami berharap cepat ditemukan. Setiap malam dan pagi keluarga tidak henti Ber Do’a dan solat Hajat bersama” ujar maryono.

Rizali kepala Desa Pulau tengah menyampaikan. “ Tadi waktu solat jum’at seluruh masyarakat. Melaksanakan Doa Bersama dan Solat Goib di tiga masjid yang ada di Pulau Tengah” terang nya.

MASJID Koto dian, Koto tuo pulau tengah dan Dusun Baru. Untuk memohon agar di beri kemudahan dan cepat ditemukan.

Muksin Kepala Desa Koto Dian juga menjelaskan. Semua masyarakat masih terus melakukan pencarian. Para kepala desa turun langsung ke danau melakukan pencarian.

Saat dihubungi jam 16.30 Wib (21/4) muksin baru saja pulang dari danau. “ Kami kades merasa kasian dengan keluarga. Aku dari malam tadi di danau baru saja pulang kerumah,”ungkap nya.(Abl)
Share:

Thursday, 20 April 2017

Pasran Dari Partai Hanura, Pimpin Badan Kehormatan DPRD Kota Sungaipenuh


Sungaipenuh.Lacak News- DPRD Kota Sungaipenuh hari Kamis (20/4). Melaksanakan sidang paripurna dalam rangka melakukan pemililihan Badan Keharmatan  (BK).

Pemilihan berjalan alot dengan sistem poting.  Yang di ikuti oleh empat Calon.
1. Karnaini SH (  Fraksi KMP )
2. Syamil amsi ( Fraksi Demokrat)
3. Hadrizal S.Sos ( Fraksi PDIP )
4. Pasran K S.pd ( Fraksi HANURA )
Pada pemilihan ini, Pasran K S.pd. Politisi Partai Hanura besukan dari Jendral purnawirawan Wiranto. Terpilih menjadi Ketua BK DPRD Kota Sungaipenuh.

Dalam penghitungan suara. Pasran menang mutlak dari calon lain dg perolehan suara.
1. Karnaini SH ( 5 Suara )
2. Syamil amsi ( 4 Suara )
3. Hadrizal S.Sos ( 0 Suara )
4. Pasran K S.pd ( 9 Suar )

Saat di konfirmasi Pasran menyampaikan ucapan trimakasih, pada sesama anggota dewan yg telah memberi kepercayaan padanya.

"Terimakasih pada kawan - kawan  anggota Dewan yang telah memberi kepercayaan pada saya. Dan insaallah saya akan memegang amanah ini dengan baik" ujar nya.

Apdiansah yang juga politisi muda Partai Hanura. Saat di konfirmasi Lacak News,  melalui telpon selulernya menyampaikan " Ya betul pak Pasran yang  terpilih jadi ketua Badan Kehormatan".

Apdian juga berharap pada ketua BK yang baru. Utuk bisa menjalankan tugas sesuai wewenang dan peraturan yang berlaku. (Abl)

Share:

Zumi Zola Usulkan Pada Jokowi ,Pariwisata Kerinci Menjadi Prioritas


Jambi.Lacak News-ZOLA sampaikan Usulan Pembangunan kepada Jokowi,Infrastruktur dan Pariwisata Menjadi Prioritas Gubernur Zola juga menjelaskan, prioriotas Provinsi Jambi yang menjadi fokus adalah penguatan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Kerinci Seblat.

Untuk itu Pemerintah Provinsi Jambi membutuhkan keterpaduan program lintas sektor yang antara lain pengembangan dan peningkatan status Bandara Depati Parbo yang sebelumnya merupakan bandara skala kecil diharapkan menjadi bandara sekunder, kemudian pelebaran ruas jalan nasional batas Kabupaten Kerinci – S. Penuh – Tapan/batas Sumatera Barat.

Selanjutnya permohonan dukungan terhadap KSPN Kerinci Seblat menjadi prioritas destinasi wisata skala nasional serta permohonan izin survei dalam penyusunanfeasibility study (studi kelayakan) dan detail enginering design pembangunan jalur evakuasi bencana.

“Kepada Bapak Presiden, saya juga menginformasikan bahwa Provinsi Jambi memiliki dua kabupaten/kota yang dikelilingi oleh Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), selain itu juga memiliki Gunung Kerinci yang merupakan gunung aktif dimana kondisi pemukiman penduduk berada pada jarak radius lebih kurang 5 kilometer dari pusat aktivitas masyarakat dengan kepadatan tinggi.

 Saat ini jalan satu-satunya yang menjadi jalur evakuasi ke luar wilayah adalah ruas jalan nasional. Disisi lain, kami juga mendorong perwujudan kebijakan nasional dengan menjadikan wilayah tersebut dalam kawasan strategis pariwisata nasional namun belum termasuk dalam prioritas 10 destinasi pariwisata nasional yang telah ditetapkan sebelumnya,” urai Zola.

“Oleh karena itu, jika diperkenankan, kami sangat berharap ini menjadi salah satu prioritas destinasi untuk tahun 2018 dengan keterpaduan program lintas sektor dan menjadi ikon Provinsi Jambi skala nasional dan internasional. 

Juga, jika dimungkinkan didorong menjadi event yang terintegrasi dengan Tour De Singkarak – Kerinci kedepannya, sehingga kita bisa memperkenalkan potensi pariwisata dan budaya pada wilayah perbatasan Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Jambi. Kerinci ini juga dekat dengan Geopark yang ada di Kabupaten Merangin, dan itu hanya 3 jam perjalanan dengan mobil. Jadi sebetulnya Kerinci ini adalah posisi paling strategis untuk meng-connect semuanya,” pungkas Zola.(Ori)

Share:

UPAYA TINGKATKAN ELEKTRIFIKASI, JAMBI JALIN KERJASAMA DENGAN UNDP



JAMBI. Lacak News -Zumi Zola: Kerjasama Diarahkan untuk Pembangunan Energi Listrik Terbarukan,
Kekurangan (defisit) suplai energi listrik merupakan permasalahan serius yang dihadapi oleh berbagai daerah di Indonesia, termasuk Provinsi Jambi, yang tentunya sangat berpengerauh dalam pembangunan.
Gubernur Jambi, H. Zumi Zola, S.TP, MA berupaya maksimal untuk meningkatkan ketersediaan energi listrik di Provinsi Jambi, agar semakin banyak masyarakat yang bisa menikmati listrik dan pemadaman listik terus diminimalisir.

Guna mengatasi permasalahan tersebut, Provinsi Jambi melalui Bank Jambi menjalin kerjasama dengan UNDP (United Nations Development Programme), salah satu organ Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dituangkan dalam Memorandum of Understanding (Nota Kesepahaman) Bank Jambi dengan INDP tentang Penyediaan Elektrifikasi, bertempat di di Hotel Fairmont Jakarta Pusat, Kamis (20/04/2017).

MoU yang diselenggarakan antara Bank Jambi dengan UNDP tersebut terkait dengan agenda untuk tujuan pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDG)/tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan di Provinsi Jambi, spesifiknya untuk pemenuhan kebutuhan energi listrik di Provinsi Jambi.

Zola yang menghadiri dan menyaksikan penandatanganan MoU Bank Jambi dengan UNDP tersebut menyatakan, kerjasama diprioritaskan dan diarahkan pada pembangunan energi listrik tenaga terbarukan(renewable energy).

Zola menyampaikan ucapan terima kasih kepada UNDP-Baznas yang telah memilih Jambi sebagai salah satu lokus dari kerjasama untuk mewujudkan Sustainable Development Goals.
“Saya yakin, pemilihan ini telah melalui berbagai pertimbangan dan penilaian secara selektif, baik dari Tim UNDP maupun dari tim kementerian terkait, khususnya Kementerian ESDM, sehingga sampai pada tahap penandatangan nota kesepahaman kerjasama hari ini,” ujar Zola.

Zola mengatakan, penandatangan kerjasama tersebut merupakan salah hal yang sangat dinantikan oleh masyarakat di Provinsi Jambi, karena program tersebut telah tersosialisi dengan baik di Provinsi Jambi khususnya di daerah penerima program.
“Dalam berbagai kesempatan yang relevan, saya atas nama Pemerintah Provinsi Jambi sering ditanya oleh masyarakat tentang keberlanjutan program pemenuhan energi listrik. Untuk itulah saya atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jambi, sekali lagi menyampaikan ucapan terima kasih  kepada semua pihak atas terlaksananya penandatangan kerjasama ini,” terang Zola.

“Saya berharap, kerjasama ini tidak hanya sebatas penandatangan di atas kertas, namun implementasi dilapangannya sangatlah kami nantikan. Untuk itu, kami akan selalu siap memfasilitasi pelaksanaan program ini sesuai dengan kemampuan dan aturan yang berlaku,” sambung Zola.(Ori)
Share:

Pilkada Kerinci Di Pastikan 27 Juni 2018

Jakarta.Lacak News- KPU RI sudah menetapkan tanggal pencoblosan Pilkada Serentak 2018 yaitu pada tanggal 27 Juni 2018. Rencananya, ada 171 daerah yang mengikuti Pilkada 2018. Mana saja?

Tahapan Pilkada serentak 2018 akan dimulai 10 bulan sebelum hari pencoblosan. Itu berarti tahapan dimulai Agustus 2017.

Pilkada serentak tahun 2018 akan lebih besar daripada Pilkada sebelumnya. Sebanyak 171 daerah akan berpartisipasi pada ajang pemilihan kepala daerah tahun depan.

Dari 171 daerah tersebut, ada 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten yang akan menyelenggarakan Pilkada di 2018. Beberapa provinsi di antaranya adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Berikut 171 daerah yang mengikuti Pilkada 2018:

Provinsi
Sumatera Utara
Riau
Sumatera Selatan
Lampung
Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Timur
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Timur
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Maluku
Papua
Maluku Utara

Total: 17 provinsi

Kota
Kota Serang
Kota Tangerang
Kota Bengkulu
Kota Gorontalo
Kota Jambi
Kota Bekasi
Kota Cirebon
Kota Sukabumi
Kota Bandung
Kota Banjar
Kota Bogor
Kota Tegal
Kota Malang
Kota Mojokerto
Kota Probolinggo
Kota Kediri
Kota Madiun
Kota Pontianak
Kota Palangkaraya
Kota Tarakan
Kota Pangkal Pinang
Kota Tanjung Pinang
Kota Tual
Kota Subulussalam
Kota Bima
Kota Palopo
Kota Parepare
Kota Makassar
Kota Bau-bau
Kota Kotamobagu
Kota Sawahlunto
Kota Padang Panjang
Kota Pariaman
Kota Padang
Kota Lubuklinggau
Kota Pagar Alam
Kota Prabumulih
Kota Palembang
Kota Padang Sidempuan

Total: 39 kota

Kabupaten
Kab Aceh Selatan
Kab Pidie Jaya
Kab Padang Lawas Utara
Kab Batu Bara
Kab Padang Lawas
Kab Langkat
Kab Deli Serdang
Kab Tapanuli Utara
Kab Dairi
Kab Indragiri Hilir
Kab Merangin
Kab Kerinci
Kab Muara Enim
Kab Empat Lawang
Kab Banyuasin
Kab Lahat
Kab Ogan Komering Ilir
Kab Tanggamus
Kab Lampung Utara
Kab Bangka
Kab Belitung
Kab Purwakarta
Kab Bandung Barat
Kab Sumedang
Kab Kuningan
Kab Majalengka
Kab Subang
Kab Bogor
Kab Garut
Kab Cirebon
Kab Ciamis
Kab Banyumas
Kab Temanggung
Kab Kudus
Kab Karanganyar
Kab Tegal
Kab Magelang
Kab Probolinggo
Kab Sampang
Kab Bangkalan
Kab Bojonegoro
Kab Nganjuk
Kab Pamekasan
Kab Tulungagung
Kab Pasuruan
Kab Magetan
Kab Madiun
Kab Lumajang
Kab Bondowoso
Kab Jombang
Kab Tangerang
Kab Lebak
Kab Gianyar
Kab Klungkung
Kab Lombok Timur
Kab Lombok Barat
Kab Sikka
Kab Sumba Tengah
Kab Nagekeo
Kab Rote Ndao
Kab Manggarai Timur
Kab Timor Tengah Selatan
Kab Alor
Kab Kupang
Kab Ende
Kab Sumba Barat Daya
Kab Kayong Utara
Kab Sanggau
Kab Kubu Raya
Kab Pontianak
Kab Kapuas
Kab Sukamara
Kab Lamandau
Kab Seruyan
Kab Katingan
Kab Pulang Pisau
Kab Murung Raya
Kab Barito Timur
Kab Barito Utara
Kab Gunung Mas
Kab Barito Kuala
Kab Tapin
Kab Hulu Sungai Selatan
Kab Tanah Laut
Kab Tabalong
Kab Panajam Pasut
Kab Minahasa
Kab Bolmong Utara
Kab Sitaro
Kab Minahasa Tenggara
Kab Kep Talaud
Kab Morowali
Kab Parigi Moutong
Kab Donggala
Kab Bone
Kab Sinjai
Kab Bantaeng
Kab Enrekang
Kab Sidereng Rappang
Kab Jeneponto
Kab Wajo
Kab Luwu
Kab Pinrang
Kab Kolaka
Kab Gorontalo Utara
Kab Mamasa
Kab Polewali Mandar
Kab Maluku Tenggara
Kab Membramo Tengah
Kab Paniai
Kab Puncak
Kab Deiyai
Kab Jayawijaya
Kab Biak Numfor
Kab Mimika

Total: 115 kabupaten (detik)

Share:

Olahraga Whusu Dengan Anggaran Yang Minim, Mampu Harumkan Nama Kerinci Tingkat Nasional


Kerinci.Lacak News- Cabang olah raga Wushu, Sudah mulai populer di kalangan pencinta bela diri di Kerinci dan Sungaipenuh.

Wushu berasal dari negeri Tirai bambu (Cina). Di Kerinci dan Sungaipenuh di bawa dan di populerkan oleh Awang Syujadi warga Tebat Ijuk Depati Tujuh Kerinci,  sejak Januari 2015. Awang kesehariannya bekerja sebagai PNS di Dina Sosial Kabuoaten Kerinci.

Walaupun dengan dana yang sangat minim.Olahraga Wushu cabang Kerinci sudah menuai banyak prestasi.

Awang  Syujadi yang juga sebagai pelatih Wushu menjelaskan Pada Lacak News. Anak didiknya sudah ada yg bertanding tingkat Nasional.

1.Padrizal Mendali Emas Porprop  dan atlit PON 2016
2.Finky Vialara (atlit wanita)Mendali Perak Porprop atlit Kejurnas 2016 dan Mendali Emas Kejurda
3.Nanda Kusuma Mendali Perak Kejurda
4.Yoga Mahendra Mendali Perunggu Kejurda

Awang berharap ada perhatian dari pemerintah dan masyarakat lainnya untuk mengembangkan olah raga ini.

Selama ini dia banyak mengeluarkan anggaran pribadi untuk membuat dan membeli pasilitas latihan.
“ sayaharap ada pihak ketiga yang mau ikut membantu membesarkan olah raga Wushu.Selama ini saya banyak menggunakan dana pribadi” jelas Awang.

Dia menghumbau bagi generasi muda yang mau latihan silahkan datang langsung ke Tebat Ijuk.(Apn)




Share:

Wednesday, 19 April 2017

Jafar Ahmad; Pengaruh Dukungan Zumi Zola Pilkada Kerinci Tetap Ada


 KERINCI.LACAK News – Pasca kunjungan Zumi Zola Ke Kerinci. Para Bakal Calon (Balon) Bupati. Rebutan mengambil pengaruh orang nomor satu di provinsi Jambi ini. Itu sangat logis karna pengaruhnya masih sangat besar.

Tidak bisa di pungkuri untuk mendulang suara pada pilkada 2018. Sosok Zola ikut menentukan perolehan suara.

Karna para pemulih pemula dan pemilih perempuan sangat mengidolakan sosok Zumi zola.

Ini sudah terbukti di tiga kabupaten yang baru melaksanakan pilkada (Muaro Jambi, Sarolangun, Tebo). Semua kandidat yang di dukung Zola “Partai Amanat Nasional” menang.

Direktu IDEA Istitut Indonesia JAFAR AHMAD, juga melihat Sosok Zumi Zola mampu mempengaruhi perolehan suara pada pilkada kerinci 2018. Tapi tetap ditentukan dengan hasil surve sejauh mana pengaruh nya dengan Pilkada Kerinci 2018 nanti.

Pada Lacak News Jafar menyampaikan “ Harus diukur dg survei, tp pasti ado pengaruhnyo” ujar nya.(Abl)



Share:

Jembatan Keramat,Janji Bupati yang dituntaskan Gubernur



Lacaknews.com,merangin – Pembangunan jembatan gantung yang sempat jadi polemik pemerintah Kabupaten Merangin lantaran “hilang” dalam RKA APBD Merangin 2016 lalu, akhirnya dibangun lewat APBD Provinsi Jambi. Menariknya, jembatan yang bakal dibangun di lingkungan Keramat, Kelurahan Pamenang ini, dikabarkan janji Pemilihan Gubernur silam.

Hal ini didapatkan awak media dari sejumlah sumber dan masyarakat setempat. Anggaran pembangunan jembatan sendiri, awalnya dianggarkan senilai Rp 1,6 Milliar dari APBD 2016 silam. Namun sayangnya, pembangunan mendadak dibatalkan dan kemudian diganti dengan rehab jembatan gantung yang memang sudah mengkhawatirkan

“Karena pak Zola yang menang disini, jembatan batal dibangun. Digantikan dengan rehab jembatan gantung yang ada. Ini kan tidak baik bagi masyarakat. Kepentingan politik, masyarakat jadi korban,” sebut warga yang mengaku masih ingat pertemuan yang digelar jelang Pilgub 2015 lalu.

Namun kemudian, pembangunan jembatan tersebut akhirnya terwujud dengan pemerintah Jambi Tuntas dibawah duet pemerintahan Zumi Zola – Fachrori Umar yang meraih kemenangan pula di wilayah ini. Warga lain menyebutkan hal ini juga sebagai janji politik.

Tak ayal, pembangunan yang bakal menelan anggaran Rp 2,4 Milyar dari APBD Provinsi tahun 2017 itu, mengejutkan warga. Impian sekaligus kebutuhan akan jembatan tersebut, akhirnya terwujud.

“Berterimo kasih nian samo pak Gubernur Jambi dan anggota DPRD Provinsi, Abdul Salam yang sudah memperjuangkan jembatan gantung ini,” ungkap Ketua Lembaga Adat Kelurahan Pamenang, Fauzi Hamzah pada dinamikajambi.com

Bilang Fauzi, mayoritas pendapatan masyarakat Pamenang adalah petani. Umumnya, ladang masyarakat tersebut berada di Dusun Tuo yang masih dalam wilayah Kelurahan Pamenang. Tingginya mobilitas warga dan roda ekonomi, membuat jembatan gantung yang saat ini digunakan harus antri dan kerap memakan banyak waktu.

“Pada umumnya masyarakat trans sekarang melintas jalur sini. Karena disini lebih aman dan lebih penting jarak tempuh. Kayak masyarakat dari SPD, SPC dan Hitam Ulu itu, sekarang lewat sini. Kalau lewat Jelatang, selisih 10 Km. Kalau lewat sini sekitar 15 menit sampai,” papar mantan Kadus ini.

“Kemaren ada rencana pembangunan, yo alhamdulillah gagal..” kata Fauzi dengan nada meninggi.

Ia tidak mau membicarakan lebih lanjut terkait batalnya pembangunan jembatan yang dianggarkan APBD Merangin pada 2016 lalu sekitar Rp 1,6 Milyar. Fauzi memastikan, saat ini warga setempat berterima kasih dengan dibangunnya jembatan gantung ini.
Share:

32 Miliar Untuk Akses Jalan Sungai Bahar

SUNGAIBAHAR.Lacak News– Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi Dodi Irawan mengatakan, Pemerintah Provinsi Jambi tahun 2017 ini telah menyediakan anggaran senilai Rp32 miliar untuk perbaikan jalan di ruas Sungaibahar dengan menggunakan konstruksi rigid beton.

“Mulai dari Simpang Panerokan sampai ke Sta 29+00 Sungaibahar, ada sekitar 15 kilometer jalan yang rusak. Kalau untuk perbaikan menyeluruh, setidaknya dibutuhkan biaya Rp119 miliar. Tahun ini Pemprov Jambi melalui Dinas PU telah menyediakan Rp32 miliar untuk perbaikan jalan dengan konstruksi rigid beton sepanjang 4 kilometer untuk beberapa titik,” kata Dodi, Selasa 18 April 2017 di Sungaibahar.

Diharapkan dalam tiga tahun ke depan, ruas jalan yang diperbaiki dapat bertambah sehingga kerusakan tidak terjadi lagi.

Dikatakan Dodi, menjelang perbaikan jalan selesai tahap demi tahap, pihaknya juga terus melakukan perawatan dan berbagai tindakan gawat darurat untuk mengatasi jalan semkin bertambah parah. Namun cuaca penghujan membuat pekerjaan acap terkendala.

“Bidang Alkal Dinas PU juga terus melakukan perawatan, dengan menggunakan material dan alat berat. Tapi cuaca sering membuat kendala. Pekerjaan perawatan sudah dilakukan sejak akhir Maret lalu,” ujar Dodi lagi.(Ori)

Share:

Tuesday, 18 April 2017

Bripka Samrozi Dari Polres Kerinci Siap Selalu Buat Rasa Aman Warga

Sungaipenuh.Lacak News- Polres Kerinci selalulu siap turun lapangan untuk menjaga ketertiban umum.
Hari Selasa (18/4) Anggota Polres Kerinci dari Polsekta Sungaipenuh Bribka Samrozi. Tampak hadir tengah kerumunan Siswa SMA N 2 Sungai Penuh.
Bripka Samrozi hadir di SMAN 2 Sungaipenuh. Dalam rangka memantau dan menjaga ke amanan pada Acara Perpisahan Siswa Kelas XII .
"Kita siap selalu menjaga ketertiban dan keamana disetiap waktu.Termasuk untuk acara-acara yang di adakan warga. Disini juga ada dari intel yang hadir untuk memantau kalau - kalau terjadi hal yang tidak di inginkan,"tutur Samrozi.
Kepala SMA N 2 Sungaipenuh Amhar,S.Pd. "Saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama dari pihak kepolisian .Sehingga acara perpisahan bisa berjalan lancar dan aman," Ujar nya.(Abl)
Share:

H. Candra Purnama sosok sederhana dari keturunan berdarah biru


Kerinci.Lacak News - Insya Allah salah seorang putra terbaik alam Kerinci H. Chandra Purnama, SH., MH  yang akrap di panggil Wo Pur digadang-gadang akan di usung  menjadi calon Bupati Kerinci Tahun 2018 yang akan datang. Wo Pur adalah Putra  Bapak  Drs. H. Ahmad Daud mantan  Bupati Kerinci era tahun 1970 an.

Bagi masyarakat Kabupaten Kerinci sosok Wo Pur merupakan salah satu figur tokoh masyarakat di alam Kerinci, saat menjadi seorang birokrat sejumlah jabatan penting dan strategis  di Kabupaten Kerinci telah jalani, bahkan  pada awal  terbentuknya Kota Sungai penuh pada tahun 2008, Beliau dipercaya untuk memangku jabatan  sebagai Kepala Dishub Pariwisata Kominfo Kota Sungai Penuh, dan tahun berikutnya  dipercaya menjadi Kepala Dinas PPKAD Kota Sungai Penuh dan karir puncak sebagai seorang aparat birokrat  telah diraih oleh beliau hingga beliau memasuki usia pensiun.

Dikalangan masyarakat di  Kabupaten Kerinci, Wo Pur  di daulat untuk menjadi ketua Tim Badan Musyawarah pembentukan Kabupaten Kerinci Hilir yang saat ini terus bergulir.
Dikalangan aparat PNS di Lingkungan  Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Wo Pur    dikenal sebagai pribadi yang sangat jelimet dengan aturan, dan beliau dikenal sebagai tokoh yang santun dan selalu serius dalam menyikapi berbagai persoalan baik dilingkungan Pemerintahan  maupun di lingkungan masyarakat di alam Kerinci.

Di tengah tengah masyarakat, Wo Pur  dikenal sebagai  seorang pemangku adat dan termasuk salah satu dari sedikit  budayawan /tokoh adat yang  konsisten dalam  menjaga dan merawat kebudayaan suku Kerinci.

Selain itu Wo Pur  dikenal sebagai sosok pengabdi  dan penyelamat lingkungan, dan pada tahun 2005. Wo Pur  menerima penghargaan Kalpataru dari Presiden Republik Indonesia  DR.H.Susilo Bambang Yudhoyono.

Berbagai  tanda jasa dan penghargaan telah di peroleh oleh Wo Pur  diantara tanda jasa dan penghargaan itu ialah, Peserta terbaik rangking 2 pada Pendidikan dan Latihan Sekolah Pimpinan adm. Tingkat lanjutan  (Sepala) Depdagri Angkatan II Se Sumatera Barat tahun 1992, Satyalencana Karya Satya 10 Tahun dari Presiden RI tahun 1999 ditetapkan oleh Presiden RI Bacharuddin Jusuf Habibie, Penerima Penghargaan Sebagai pemenang Ke-2 Kalpataru Kategori Pembinaan Lingkungan Tk. Prov. Jambi  tahun 2005 ditetapkan oleh Gubernur Jambi, Satyalencana Karya Satya 20 Tahun dari Presiden RI  tahun 2007 DR. H Susilo Bambang Yudhoyono.

Candra Purnama begitulan  namanya hanya dua suku kata tapi  terdengar indah dan berwibawa, nama pemberian  yang diberikan oleh kedua orang tuanya mengisyarakatkan sebuah kharisma dan sebuah keindahan dikala sang rembulan tengah  memancarkan cayahanya yang purnama.

Memang tak salah,  jika  ayahanda dan ibunda  beliau memberikan nama kepada putra sulungnya  Candra Purnama pria keturunan  Intelektual dan  salah seorang  tokoh adat, pewaris harta pusaka, penjaga kesejahteraan dalam masyarakat di lingkungannya dan pemegang   kedaulatan adat di kampung halamannya Desa Betung Kuning Kecamatan Sitinjau Laut Kabupaten Kerinci Propinsi Jambi.

Wo Pur memang seorang mantan birorakrat  dan anak seorang mantan Bupati, akan tetapi dalam kesehariannya ia selalu tampil sederhana, bahkan ketika akan  mengunjungi hutan Adat  yang jaraknya dari Dusun ke Pintu Rimba relatif jauh sekitar 5  kilo meter ia harus rela naik motor dengan membonceng sepeda motor tua, sebuah sikap yang saat ini jarang kita temui untuk seorang pejabat  atau mantan pejabat sekelas H. Chandra Purnama.

Sosok  Mantan Birokrat dan Pemerhati Budaya dan Pelestari Lingkungan ini  mengatakan” Kalaulah keberagaman budaya itu diakui, dimengerti dan di pahami, maka Primodialismes serta konflik itu tidak akan pernah terjadi, Keaneka ragaman budaya yang ada di sekitar lingkungan kita justru akan memperkokoh persatuan dan kesatuan, sebab budaya itu hakekatnya adalah silaturahim, kita sebaiknya tidak melihat perbedaan itu hanya  dari kacamata politik saja, tapi mari kita melihat keberagaman  budaya itu  sebagai  hal yang memperkaya khasanah kebudayaan kita.(Fbi)
Share:

Pejabat Latah Menuding (Fakta) Berita sebagai “Hoax”

Oleh YURNALDI
Wartawan Utama, Penulis Buku Jurnalisme Kompas (2013)

Hoax kata orang, hoax pula kata wa’ang. Ini ungkapan yang mungkin pas sebagai sebuah catatan pada Hari Pers Nasional 2017. Bentuk dari kelatahan menilai sebuah berita, yang membuat wartawan tersudut. Yang menilai hoax tentu kalangan pejabat yang merasa dirugikan karena pencitraan dirinya yang telah dibangun seelok mungkin menjadi rusak, akibat berita yang membuat dadanya sesak.

Contoh kasus, berita mengejutkan dari Padang Pariaman. Berita derita janda miskin tujuh beranak tidur di tenda. Belakangan media massa di Sumatera Barat melaporkan kondisi Asnimar (36), di Korong Duku Banyak, Nagari Balah Aie, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Keseharian Asnimar memulung dibantu tiga anaknya yang putus sekolah. Jangankan biaya untuk sekolah, untuk kebutuhan makan saja susah dia dapatkan, sehingga anak-anaknya hanya makan nasi putih dengan garam saja.

Ketika pejabat sejumlah daerah sibuk berpesta pora dengan perolehan piala Wahana Tata Nugraha (WTN), pariwara yang penuh puja-puji prestasi, masih ada satu-dua wartawan yang naluri jurnalistiknya boleh dikatakan luar biasa. Luar biasa, karena ketika kecenderungan pemberitaan lebih banyak kategori berita “halo-halo” atau “berita air liur” yang informasinya dari seorang pejabat tanpa ada penggalian informasi lebih dalam, konfirmasi, cek dan ricek dari apa yang dikatakan pejabat tersebut, tiba-tiba ada berita yang membuat pembaca terharu, bersimpati dan akhirnya menimbulkan rasa empati pembaca.

Bagi pejabat, berita seperti itu bukan membuatnya sadar diri dan introspeksi diri akan kelalaian dari tanggung jawabnya, melainkan buru-buru membantah dan menilai berita itu bohong atau hoax. Sikap seperti ini tentu saja aneh. Seharusnya, sebelum merespon sebuah pemberitaan secara gegabah, semestinya para pejabat turun langsung mencek ke lapangan. Dan jika berita itu benar, tak ada ruginya menyampaikan terimakasih kepada sang wartawan yang menulis berita atau kepada medianya dan minta maaf atas kelalaian memberikan perhatian kepada keluarga miskin yang seharusnya menjadi tanggung jawabnya.

Dan kalau berita itu benar, langsung ambil tidakan cepat sembari melakukan koordinasi dengan berbagai pihak; bagaimana mempersamakan program lintas dinas/instansi untuk membantu janda miskin yang sudah seharusnya mendapat bantuan sedari dulu.
Berita Harus Dicari
Dari hasil jajak pendapat Kompas, setidaknya delapan dari 10 responden (84 persen) masih menjadikan media massa yang memproduksi karya jurnalistik sebagai sumber informasi yang paling sering digunakan. Hanya sekitar 15 persen yang memilih media sosial.

Dalam soal kepercayaan, koran cetak menonjol di antara media lain. Hanya 6,4 persen responden yang menjadikan media cetak ini sebagai sumber informasi yang paling sering dipakai, tetapi terkait kepercayaan akan kebenaran berita yang disajikan angkanya bertambah dua kali lipat lebih (14,2 persen). Sebaliknya, media sosial, termasuk grup percakapan seperti Whatsapp, justru tertinggi penyusutannya, dari 15 persen menjadi 8,9 persen (baca Kompas edisi Senin 6 Februari 2017, halaman 5).

Ketika tingkat kepercayaan masyarakat kepada media massa masih tinggi, seharusnya ini menjadi tantangan dan sekaligus peluang untuk menyajikan informasi yang benar-benar menjadi kebutuhan pembaca. Berita yang menjadi informasi yang menyenangkan bagi suatu pihak, boleh-boleh saja ada tapi sejauh pengamatan saya, sangat minim konfirmasi dan menguji data dan faktanya dengan suatu hasil penelitian, misalnya.
Pada saat pejabat mengungkapkan, misal, bahwa kemiskinan di daerahnya berhasil dientaskan, seharusnya sang pejabat diburu dengan berbagai pertanyaan. Seperti apa gambaran kemiskinan yang menurut dia berhasil itu, apa kriterianya, dan mana contoh nyatanya. Mana warga yang sebelumnya masuk kategori miskin dan sekarang sudah tidak masuk kategori miskin itu, siapa orangnya, di mana tinggalnya dan banyak hal lain yang harus dipertanyakan.

Sebagai wartawan yang profesional, informasi sepihak dari narasumber tentu belum patut diturunkan sebelum diperoleh data pembanding dari sumber lain, semisal ada penelitian terbaru soal kemiskinan oleh dosen dan peneliti di perguruan tinggi atau lembaga kajian. Pandangan dan penilaian para ahli juga patut dimintai atas pernyataan dan penilaian seorang pejabat. Saya yakin, besoknya akan turun laporan/berita yang menarik, mendalam dan mungkin saja menginspirasi.

Lalu yang menjadi pertanyaan, masih banyakkah wartawan dewasa ini yang mau bekerja keras untuk kemudian menyajikan berita yang mungkin ingin diketahui pembacanya? Bagaimana kondisi gizi buruk di Padang Pariaman, kalau berita itu dipicu dari kondisi anak Asnimar, janda yang menjadi trending topic di Sumbar seminggu terakhir, yang mengalami gizi buruk? Kalau kasus gizi buruk ini dibongkar dan didalami wartawan, informasinya dikejar ke puskesmas pembantu dan puskesmas, dan dari rumah ke rumah, maka bisa jadi berita lokal ini menjadi heboh nasional, sebagaimana yang pernah saya ungkap tahun 1998 lalu. Kasus gizi buruk di Sumatera Barat, ketika itu, membuat heboh nasional sehingga daerah lain juga membongkar kasus gizi buruk yang selama ini “disembunyikan”, tidak untuk diberitakan.

Apalagi di era keterbukaan informasi publik, setelah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik diberlakukan, semua warga punya hak untuk tahu dan memperoleh informasi dari badan publik. Tidak ada lagi informasi yang harus ditutup-tutupi, kecuali sebagaimana yang diatur pasal 17 UU Nomor 14 Tahun 2008. Jika informasi ditutupi para pejabat, sang pejabat bisa disengketakan dan “dimejahijaukan” di Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat.
Harapan Terhadap Pers
Walaupun informasi dan fakta yang diperoleh wartawan di lapangan sebagai sebuah kebenaran, namun dalam etika jurnalistik tidak sertamerta hal itu bisa diberitakan langsung. Berita yang diturunkan harus lengkap dengan konfirmasi dengan harapan informasinya menjadi jernih, tidak menimbulkan persoalan baru yang ujung-ujungnya wartawan dinilai tidak bekerja secara profesional.

Sejak satu warsa belakangan ada kecenderungan wartawan memberitakan dulu informasi yang didapat, konfirmasi (jadi berita) kemudian. Hajar dulu, konfirmasi berita lain. Itu pola yang umum banyak terjadi sekarang. Tatkala opini di mata pembaca sudah terbentuk, baru besoknya muncul berita yang menjelaskan duduk soal dari informasi yang sudah diberitakan itu.

Jika sebuah berita dinilai merugikan, mau tak mau pejabat memberikan hak jawab setelah itu. Cara seperti ini tentu membuat hubungan kemitraan wartawan dengan pejabat menjadi tidak elok. Kadang, bukan tidak mungkin ada maksud tertentu dari wartawan untuk menurunkan berita tanpa konfirmasi. Akan tetapi, apapun apalasannya, sesuai kode etik jurnalistik, setiap berita yang diturunkan sudah harus ada konfirmasinya sekaligus. Tugas redakturlah untuk mengingatkan wartawan, agar beritanya dilengkapi dulu dengan konfirmasi agar laik berita.

Jika kita mencermati hasil “Jajak Pendapat Kompas”, 6 Februari 2017, harapan utama terhadap pers/media massa nasional di masa depan adalah menjadi rujukan berita yang benar bagi masyarakat (45,65 persen), memperhatikan dan mengangkat masalah/nasib rakyat kecil (20,07 persen), menjaga kedamaian dan tolerasi di tengah keberagaman bangsa (15,15 persen), memberikan solusi atas masalah-masalah bangsa (12,96 persen), mengkritik kinerja pemerintahan (pemerintah, DPR, DPD, dan lain-lain) 5, 11 persen.

Hasil jajak pendapat ini bisa menjadi masukan berharga dan modal dalam mengelola pemberitaan ke depan. Selamat Hari Pers Nasional!

Share:

ZOLA HARAP CSR SELAIN UNTUK UMKM JUGA DI ALOKASIKAN UNTUK DESTINASI WISATA

Muaro Jambi.Lacak News– Gubernur Jambi, H. Zumi Zola Zulkifli, S.TP, MA mengatakan, pembinaan dan pengembangan UMKM menjadi salah satu program yang diprioritaskan oleh Pemerintah Provinsi Jambi, karena melalui pembinaan UMKM terbukti sangat bermanfaat bagi perekonomian masyarakat.
Hal tersebut dikatakan oleh Zola saat membuka Sinergi Aksi Melalui Kegiatan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) Masyarakat Desa Wisata di Kawasan Candi Muaro Jambi,Kabupaten Muaro Jambi (Selasa, 18/04/2017) sore.
Zola mengemukakan, pengembangan wisata berkaitan erat dengan tumbuh kembangnya UMKM, yang pada gilirannya berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat.
Maka dari itu, Zola berharap agar Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan juga dialokasikan untuk pembinaan desa wisata.
Zola mengatakan, UMKM dapat menekan angka pengangguran serta dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Dengan usaha yang baru tentu meningkatkan pendapatan masyarakat, dengan meningkatnya pendapatan masyarakat, Insya Allah akan dapat menekan angka kemiskinan,” kata Zola.
Gubernur menjelaskan, setiap daerah mempunyai potensi masing-masing seperti di Kabupaten Muaro Jambi yang mempunyai potensi wilayah untuk destinasi wisata Candi Muaro Jambi yang tidak dimiliki oleh daerah lain.
“Belum lagi kita bicara masalah duku,belum lagi kita bicara masalah potensi nanas dan potensi pertanian lainnya di Kabupaten Muaro Jambi ini. Dengan UMKM, kita dorong itu semuayang potensi menjadi pendapatan masyarakat,” jelas Zola.
Zola berharap supaya setiap bank yang memiliki dana CSR bisa lebih fokus lagi agar bantuan yang diberikan tersebut dapat betul-betul bermanfaat untuk masyarakat.
“Misalkan setiap bank bertanggung jawab untuk dapat membina satu desa, contohnya seperti di Candi Muaro Jambi ini, mudah-mudahan ada dan ditunjuk nanti bank tertentu yang bertanggung jawab untuk dapat membina UMKM untuk di kawasan Candi Muaro Jambi ini,” tutur Gubernur.
Zola ,menambahkan bahwa pada bulan Mei mendatang Pemerintah Provinsi Jambi akan mengadakan lagi Festival Candi Muaro Jambi yang waktunya bertepatan dengan Hari Waisak, hal ini semata-mata salah satunya adalah untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan pedagang khususnya di Candi Muaro Jambi.
“Nanti dari Pj. Bupati Muaro Jambi akan menginformasikan kepada masyarakat, gunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Ajak semuanya untuk dapat berjualan disini dan mudah-mudahan pendapatannya akan meningkat. Mudah-mudahan Festival Candi Muaro Jambi ini juga menjadi salah satu acara yang masuk kedalam jadwal pariwisata secara nasional. Jadi setiap tahun kita akan adakan,” pungkas Gubernur.(Ori)
Share:

Tiga Pejabat Utama Polda Jambi Ikut Diganti Irwasda Jabat Waka Polda. Kapolres Kerinci Dan Jambi Juga di Ganti

JAMBI.Lacak News - Tiga pejabat utama Polda Jambi juga ikut dalam gerbong mutasi Polri. Yaitu, Wakapolda Jambi, Irwasda, dan Direktur Intelkam.
Waka Polda, Kombes Pol Nugroho Aji Wijayanto, dimutasi menjadi Pamen Bareskrim Polri dalam rangka penugasan pada Badan Narkotika Nasional (BNN).
Penggantinya adalah Kombes Pol Mukhlis AS, yang sebelumnya menjabat Irwasda Polda Jambi. Sedangkan posisi Mukhlis akan digantikan oleh Kombes Pol Edi Sukaryo, yang sebelumnya menjabat sebagai Irbidjemen SDM II Itwil II Itwasum Polri.
Sementara itu Direktur Intelkam Polda Jambi Kombes Pol Chaerul Yani dimutasi menjadi Kabag Sumda Rorenmin Baintelkam Polri. Penggantinya adalah Kombes Pol Bambang Sudarmaji, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur Intelkan Polda Riau.
Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Kuswahyudi Tresnadi bilang, TR nya sudah keluar. "TR nya baru keluar hari ini (kemarin),” ujar Kabid Kabid Humas Polda Jambi.
Tak hanya tiga pejabat utama yang dimutasi dalam Surat Telegram Rahasia Kapolri. Kapolresta Jambi dan Kapolres Kerinci juga ikut didalamnya.
Kapolresta Jambi, Kombes Pol Bernard Sibarani dimutasi menjadi dosen utama STIK Lemdiklat Polri, dan akan digantikan oleh AKBP Achmad Fauzi yang sebelumnya menjabat Kabag Binkar Biro SDM Polda Sumatera Utara.
Sementara itu Kapolres Kerinci, AKBP Muhammad Ali Hadinur dimutasi menjadi Pamen Polda Jambi. Dia diganti oleh AKBP Dwi Mulyanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit I Direktorat Intelkam Polda Jambi.(Tribun Jambi)

Share:

Zumi Zola Berikan Bantuan Kursi Roda




Sungaipenuh.Lacak News– Setelah memberikan bantuan berupa kursi roda keada warga di Kecamatan Sungai Manau, Kabupaten Merangin pada Sabtu (15/4), Gubernur Jambi, H. Zumi Zola Zulkifli, S.TP, MA kembali memberikan bantuan berupa kursi roda bagi masyarakat.

Kali ini, didampingi oleh Walikota Sungai Penuh, H. Asafri Jaya Bakti, menyambangi warga yang terkena struk, memberikan bantuan berupa kursi roda kepada Arifin (55), di Desa Pendung Hiang Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, Senin (17/04/2017) sore.

Gubernur Zola menyampaikan, Pemerintah Provinsi siap membantu masyarakat yang membutuhkan kursi roda dan alat bantu lainnya, karena ini merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi.

Gubernur Zola mengharapkan bupati/walikota, camat, lurah/kepala desa untuk menyampaikan informasi apa yang dibutuhkan masyarakat kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Provinsi akan menganggarkan, menyediakan serta memberikan bantuan.

“Bapak Arifin ini menderita struk sejak 2 tahun yang lalu dan tadi kita berikan bantuan kursi roda. Saya sarankan, jika terkena struk harus dilakukan terapi dan ada fisioterapi,” ujar Gubernur Zola.

Lebih lanjut, Gubernur Zola mengatakan, penyakit struk ini tidak bisa terus dibiarkan dan harus sering dilatih dengan terapi. “Kita tadi menanyakan apakah ada untuk terapi di Sungai Penuh ini dan ternyata ada, langsung saya arahkan agar cepat dilakukan terapi untuk proses penyembuhan,” kata Gubernur Zola. Sungai Penuh – Setelah memberikan bantuan berupa kursi roda keada warga di Kecamatan Sungai Manau, Kabupaten Merangin pada Sabtu (15/4), Gubernur Jambi, H. Zumi Zola Zulkifli, S.TP, MA kembali memberikan bantuan berupa kursi roda bagi masyarakat.

Kali ini, didampingi oleh Walikota Sungai Penuh, H. Asafri Jaya Bakti, menyambangi warga yang terkena struk, memberikan bantuan berupa kursi roda kepada Arifin (55), di Desa Pendung Hiang Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, Senin (17/04/2017) sore.

Gubernur Zola menyampaikan, Pemerintah Provinsi siap membantu masyarakat yang membutuhkan kursi roda dan alat bantu lainnya, karena ini merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi.

Gubernur Zola mengharapkan bupati/walikota, camat, lurah/kepala desa untuk menyampaikan informasi apa yang dibutuhkan masyarakat kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Provinsi akan menganggarkan, menyediakan serta memberikan bantuan.

“Bapak Arifin ini menderita struk sejak 2 tahun yang lalu dan tadi kita berikan bantuan kursi roda. Saya sarankan, jika terkena struk harus dilakukan terapi dan ada fisioterapi,” ujar Gubernur Zola.

Lebih lanjut, Gubernur Zola mengatakan, penyakit struk ini tidak bisa terus dibiarkan dan harus sering dilatih dengan terapi. “Kita tadi menanyakan apakah ada untuk terapi di Sungai Penuh ini dan ternyata ada, langsung saya arahkan agar cepat dilakukan terapi untuk proses penyembuhan,” kata Gubernur Zola.(Ori)

Share:

Gubernur Jambi H.Zumi Zola Memiliki Kharisma Seperti "Raja SALMAN"

LACAK NEWS
Setiap Kedatangan Gubernur jambi H.Zumi Zola menjadi magnet bagi warga Daerah Sakti Alam Kerinci yang antusias menyambut kedatangannya.
Banyak warga telah berdatangan dan memadati pusat dimana kegiatan Gubernur Termuda ini dilaksanakan,Suasana tersebu selalu terjadi Ketika H.Zumi Zola berkunjung Ke negeri Sakti Alam Kerinci.
Mereka warga kerinci,Sungai penuh selalu berkerumun disetiap kegiatan Gubernur jambi in,mulai dari yang ingin salaman,memeluk hingga meminta foto Selfi dengan Gubernur ganteng ini.
"Suasana jauh lebih meriah menyambut kedatangan H.Zumi Zola, warga sudah datang jauh dari kedatangan Gubernur Ganteng yang memiliki Ketegasan dan ketepatan dalam bertindak ini," kata anggy Warga kerinci.
Menurut anggy, warga merasa memiliki kedekatan emosional dengan H.Zumi Zola, karena mayoritas warga sangat mengagumi sosok gubernur jambi ini. Selain itu,
Ia juga menilai pemberitaan media yang cukup banyak membuat warga mendapatkan informasi yang beragam tentang H.Zumi Zola dan menarik perhatian mereka.
"Liputan media cukup maksimal, kekuatan emosional terhadap H Zumi Zola juga" katanya.
Menurut Anggy, figur Raja Salman dikenal sebagai sosok yang humanis,santun dan ramah. 
"Apalagi H.Zumi Zola itu juga mantan Artis Terkenal pada keartisannya, figurnya sangat kuat di mata masyarakat kerinci-sungai penuh" kata anggy.
Dan warga juga berharap Kepada Gubernur Jambi H.Zumi Zola Agar memaksimalkan Kerinci yang sudah ditetapkan Statusnya sebagai Branding wisata,agar membangun Sarana dan prasana Di kerinci.

Share:

Blog Archive

Support

iklan banner iklan banner