Friday, 28 April 2017

KERINCI DI PECAH BELAH OLEH OKNUM YANG INGIN KERINCI HILIR BERSATU


   
Suatu cita cita mulia dari sebagian tokoh kerinci hilir. Yang ingin putra terbaik dari hilir, mejadi orang nomor satu di bumi sakti alam kerinci.

Banyak masyarakat yang menberikan supor dan apresiasi pada mereka.
 Yang punya misi besar untuk membangun negeri bagian timur dari tanah kincai.

Ada juga sebagian  yang menilai mereka ini “ Sudah tidak benar”.  “  Untuk menyatukan kerinci hilir .Kok harus disandingkan dengan isu kerinci hilir bersatu dalam Pilkada 2018”. Apa tidak ada cara lain.

 Wajar banyak yang menilai ini sebuah penomena “Bodoh”.Tampa berpikir masa depan kerinci secara keseluruhan.

Tapi dari sudut pandang lain.Mereka para tokoh “Hebat ”ini. Berpikir kalau dari hilir jadi orang nomor satu di negri orang kayo ini. Percepatan pembangunan di hilir lebih baik dan maju “ Masuk akal juga tapi tidak ada jaminan”.

Untuk membuat kerinci hilir bersatu dan maju, tidak harus dengan politik. Banyak cara lain. Sehingga mereka yang merasa “Tokoh berpengaruh” ini. Dinilai berpikir “ Kerdil” . “ Di anggap punya kepentingan kelompok atau golongan tertentu”. Oleh para pengamat.

Justru pemikiran dari kalangan aktivis muda lebih “Brilian” dari senior atau tetua ini. “ Generasi muda sering meminta Dukungan untuk memperjuang kerinci hilir lebih maju dengan gaya anak muda (Intelek tual muda). Tampa membawa embel embel politik. Justru ada dari yang merasa tokoh mengecilkan ide anak muda.

Kadang mereka “yang merasa tokoh hebat” ini. Berbagai alasan dan jawaban untuk melemahkan kaum muda.
“ Iko agi nek idak iko pasak, iko dak usah ikut campur, mano iko ngerti urusan ini,” kalimat ini sering kali di keluhkan generasi muda.

Tidak heran kalau sekarang banyak Bakal Calon Bupati dari hilir yang bermunculan (Zainal abidin, Candra Purnama, Gusrizal, Subur Budiman, Ruslan dan Herman)

"Mulai sekarang mereka yang mendengungkan dan berkeinginan Kerinci hilir bersatu untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat hilir dengan membawa isu politik pilkada 2018”

harus berpikir kembali untuk mengemas isu. Dan bertanya kebelakang
" Apa ide dan inisiatif kami sudah benar"



                     BY ANT BLACK
                       28 April 2017


Share:

0 comments:

Post a Comment

Blog Archive

Support

iklan banner iklan banner