Tuesday, 23 May 2017

MAYA NOVEFRY : Filosofi Pasar Tradisional


Apakah anda pernah berbelanja di pasar tradisional? Yang sudah pernah, bagus sekali. Tentunya anda sudah tahu situasi di dalam pasar tradisional tersebut. Nah buat yang belum pernah, pasti sebagian besar beralasan bahwa pasar tradisional suasananya ga nyaman, bau, sumpek, becek (kalau hujan) dan lain sebagainya.


Pasar Tradisional
 tapi jangan salah, Di balik suasana yang tidak nyaman tersebut, berbelanja di pasar tradisional ternyata menyimpan filosofi hidup yang lumayan dalam.  saya mendapat insight tentang filosofi pasar tradisional yang  ingin saya bagikan kepada anda.

1.Keadaan pasar amat sangat ramai, penuh sesak bahkan untuk berjalan aja susah. Nah di dalam situasi seperti ini, saya berusaha untuk sabar menghadapinya. Ternyata dalam keramaian ini saya mendapat pemahaman bahwa kita harus bersabar untuk mendapatkan apa yang  diinginkan (dalam hal ini barang yang ingin kita beli).

2. Saya melihat kegigihan dan semangat juang yang tinggi pada diri para pedagang di pasar tersebut. Meskipun hujan, mereka tetap semangat menawarkan dagangan mereka. Saya sedikit merenung, terkadang saya cepat sekali menyerah ketika ada hambatan dalam memperjuangkan tujuan dan cita-cita. Untunglah para pedagang itu mengingatkan saya.

3. Dengan berbelanja di pasar tradisional, kita dilatih untuk mencintai produk dalam negeri. Ya. Kebanyakan barang yang dijual di pasar tradisional adalah hasil bumi para petani kita. Jadi dengan berbelanja di pasar tradisional, secara ga langsung, kita membantu meningkatkan kesejahteraan petani kita.

Nah, itu tadi sedikit pengalaman selama berada di pasar tradisional.

Oleh : Maya Novefry
Share:

0 comments:

Post a Comment

KPU KOTA SUNGAIPENUH

KPU KOTA SUNGAIPENUH

Blog Archive

Support

iklan banner iklan banner