Monday, 15 May 2017

Oleh FITRIMIZAL : MENCARI SOLUSI BANJIR KEC. K


Semoga ada manfaatnya sebagai masukan untuk Pemerintah Desa yg terdampak banjir, Pihak Kecamatan Koto Baru dan PEMKOT Sungai Penuh serta PEMPROV Jambi

(bukan utk diperdebatkan)

Utk mendapatkan Solusi tentunya kita hrs tau akar permasalahannya...
Banjir di Kec. Koto Baru disebabkan oleh daya tampung Sungai yg mengalir di Kec
 Koto Baru tdk mmpu untuk menampung air dari hulu yg berasal dr Sungai Talawo (sungai dari arah Sungai Liuk), Sungai Kubang Kec. Depati VII

Saya melihat Normalisasi Sungai Kadano (Sungai di Kec. Koto Baru) tdk bisa mmberi manfaat seperti selayaknya Fungsi Sungai...
Coba perhatikan Gambar 1...tembok sungai di buat jauh lbh tinggi 75 CM - 1 M dari permukaan tanah normal dg kedalaman sungai yg sangat minim, apakah mungkin air akan mengalir ketempat lebih tinggi untuk mengisi penuh sungai itu?
Tentu tidak, SOLUSI untuk hal ini adalah hrs dilakukan normalisasi ulang sungai tersebut dg cara menambah kedalaman sungai, bukan menambah tinggi beton  dinding sungai, kemudian ditempat2 yg masih memungkinkan dilakukan pelebaran  sungai tersebut...

Pada gambar 2...
Belasan tahun yg lalu ada BENDUNGAN/IRIGASI (yg bertanda Kotak Hijau) di Sungai Kadano yg terletak di Kadano, dari bendungan inilah pengaturan aliran air ke sawah2 penduduk serta ke SUNGAI KALAHE (sebutan orang Koto Baru) / yg bertanda garis merah, KALAHE dlm bahasa Koto baru berarti Alternatif dan memang dulu sungai itu sebagai aliran alternatif jika air sungai sudah tdk dapat menampung debit air maka air aksn dialirkan melalui sungai itu ke arah Sungai kecil yg ada di Desa Koto Dumo Rawang
Akan tetapi sekarang sungai itu jg keberadaannya tdk ada lg...
SOLUSI nya Sangat penting utk dilakukan Normalisasi /penggalian kembali SUNGAI KALAHE, jika sungai kalahe ini tdk ada maka sungai kadano tdk akn menampung air yg masuk dimusim hujan

Jadi, SOLUSI dari saya adalah :
1. Normalisasi Sungai Kadano dg menambah kedalaman Sungai bukan menambah ketinggian tembok beton sungai, karena air tdk mengalir ketempat yg lbh tinggi, ditempat2 yg masih memungkinkan dilakukan pelebaran
2. Normalisasi /Penggalian kembali SUNGAI KALAHE srbagai aliran alternatif jika debit air yg masuk ke Sungai Kadano terlalu tinggi
3. Alih fungsi sungai menjadi jalan

Bukan untuk diperdebatkan, jika ada solusi lain, mari sama2 kita sampaikan agar persoalan ini bs diatasi
Demikian, semoga bermanfaat
Share:

0 comments:

Post a Comment

KPU KOTA SUNGAIPENUH

KPU KOTA SUNGAIPENUH

Blog Archive

Support

iklan banner iklan banner