Sunday, 18 June 2017

Dewan Pers, Larang Wartawan Minta THR


Lacaknews- Dalam surat himbauan yang disampakan Dewan Pers kepada seluruh kementrian, BUMN,BUMD serta institusi pemerintah Daerah dalam rangka mengantisifasi marak nya oknum yang mengatasnamakan Wartawan, Perusahaan Pers atau Organisasi Wartawan, meminta THR atau sumbangan yang dinilai meresahkan
Dalam Surat bernomor 305/DP-K/VI/2017, tertanggal 07-Juni 2017, Ketua Dewan Pers Yosep Adi menegaskan untuk melaporkan kepada Dewan pers atau Kepolisian jika ada oknum Wartawan yang dipandang meresahkan. “Institusi berhak menolak permintaan sumbangan, bahkan melaporkam kepada pihak kami atau polisi jika ada oknum yang dipandang meresahkan dengan melakukan pemaksaan intimidasi apalagi hinggs mengancam” Tegas Dia.
Hal itu disambut dan mendapat apresiasi sejumlah pejabat pemerintah dan pemerhati Media.
Seperti pamplet yang terpampang disejumlah instansi yang menolak permohonan proposal THR.
Pendapat serupa juga dilontarkan praktisi media, W.Nurjaman M.M, memberikan apresiasi kepada langkah dewan pers. ” Untuk mengikis image negatif terhadap citra pers memang perlu ada prnertiban dengan menjamurnya wartawan Muntaber (muncul tanpa berita)
Atau apa pun istilahnya yang akan merusak citra jurnalis. Namun mungkin jika adanya sumbangan secara pribadi karena kemiteraan dan hubungan emosional, tanpa ada implikasi lain saya rasa sah-sah saja. Jadi pemberianya lilahi ta’ala, karena Wartawan juga manusia” selorohnya mengakhiri pembicaraan. (Sinarpagi Jakarta)
Share:

0 comments:

Post a Comment

KPU KOTA SUNGAIPENUH

KPU KOTA SUNGAIPENUH

Blog Archive

Support

iklan banner iklan banner