Sunday, 18 June 2017

Miris.....Untuk Dapat Untung Besar Kontraktor Korbankan Nelayan


Kerinci.Lacaknews-  Jalan Jujun - Sungaipenuh yang dikerjakan dengan anggaran dana 28 M.  Dari dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Raktat (PUPR) Provinsi Jambi. Sudah mulai di kerjakan semejak 1 minggu lalu.

Mega Proyek Miliaran  ini. Ternyata menyisakan masalah bagi warga keliling danau, terutama Para Nelayan.

PT. Air Tenang selaku pelaksana pekerjaan ini. Membuang Limbah meterial pelebaran jalan beruba Potongan kayu di danau.

Edwar salah satu nelayan warga desa Pulautengah,  mengeluhkan atas pembuangan potongan kayu ke danau. Karna ranting ranting kayu bisa nyangkut di Jaring para nelayan. Sehingga jaring nelayan akan Robek.

" Akibat limbah ranting kayu di buang kedanau. Kami nelayan yang rugi. Ranting pohon itu kalu nyangkut di pukat (jaring) kami. Pasti jaring kami akan robek," sebut nya.

Tokoh masyarakat Keliling Danau Tarmizi berharap. Agar kontraktor,  tidak mebuang  bekas potongan kayu  ke danau. Karna dapat merusak pemandangan.   Karna sebentar lagi  Lebaran Dan FMPDK tentu banyak Tamu dan warga Kerinci di rantau pulang.

Dia minta kontraktor untuk membuang limbah ini ke Tempat Pengolahan Akhir (TPA). Pikirkan ke Indahan Danau kerinci. Jangan seenaknya saja buang sembarangan.

" saya harap kontraktornya. Membuang bekas pitongan pohon ini ke TPA. Jangan seenak perut saja, demi mendapat keuntungan besar."Sebut Tarmizi.

Aldi Agnopiandi Ketua LSM SEMUT MERAH. Menyayangkan tindakat yang dilakukan PT.Air Tenang yang membuang limbah Pelebaran jalan ke  danau. Yang sudah merugikan para nelayan.

" Kasian nelayan, ulah dari kontraktor nakal. Mereka yang jadi korban" Sebut aldi (Abl)



Share:

0 comments:

Post a Comment

KPU KOTA SUNGAIPENUH

KPU KOTA SUNGAIPENUH

Blog Archive

Support

iklan banner iklan banner