Sunday, 4 June 2017

Suardi Syarif, SH. : Pusako Langau dan Belalang, Penyebab Jatuhnya Reputasi Kerinci

Tokoh HKK Kalimantan Tengah 
Suardi Syarif,SH. 


Apa penyebab hancurnya mutu pendidikan Kerinci ?

"kita harus menyadari dulu kelemahan kita, karena kita masih mengaunut azas pusaka belalang dan pusaka langau".

Pusako langau antara lain suka membawa busuk terbang sana sini, artinya kita suka mencari kesalahan kawan dan disampaikan kesana sini. Kurang rasa saling tolong menolong.

Pusako belalang, kalau ada musuh masing- masing loncat sana sini. Tidak mau sama-sama menghadapi musuh seperti lebah.

Artinya kita kerinci sulit bersatu dan berjuang bersama. Mereka lebih mengutamakan kepentingan pribadi. Kurang rasa persatuan. Itulah salah satu dari sekian banyak azas pusaka langau dan pusaka belalang.

Jadi budaya sko langau dengan sko belang ini yang jadi masalah mendasar yang harus kita akui. Kita harus ada niat untuk merobahnya.

Sedangkan kehancuran disegala bidang itu adalah akibat dari budaya tersebut.  Jadi harus kita merobah secara mendasar. kalau tidak, percuma saja. Artinya arang habis besi binasa, tukang puput payah saja.

Bagai mana menghilangkan Pusaka langau dan pusaka belalang ?

Harus ada figur yg ikhlas untuk menyatukan kerinci dan membina moral untuk meninggalkan sko langau dan sko belalang.

Apa kriteria yang nampu menghilangkan Pusaka langau dan belalang ?

Kriterianya ya harus ikhlas, kerja tanpa pamrih, sosial, jujur,  bukan karena ada udang dibalik gunung. Tapi karna ingin mencari amal demi kemaslatan masyarakat kerinci. (*)
Share:

1 comments:

KPU KOTA SUNGAIPENUH

KPU KOTA SUNGAIPENUH

Blog Archive

Support

iklan banner iklan banner