Saturday, 15 July 2017

DISPARBUDPORA Bohongi DPRD Dan APPK Saat Hearing


Kerinci.Lacaknews. Untuk kemajuan Pariwisata Kerinci. APPK terus bergerak tampa henti mencari siapa yang paling bertanggung jawab rusaknya Citra Pariwisata Kerinci saat ini.

Tidak mau persoalan ini berlarut. Tim investigasi APPK terus mencari fakta di lapangan. Dari investigasi yang dilakukan Ketua APPK Arisman sabtu ( 15/7). Mendapatkan sebuah temuan di luar dugaan.

Beberapa orang Warga Pulau Pandan yang tidak mau namanya disebut.Menjawab pertanyaan dari arisman. Bahwa kontrak kawasan wisata Danau Kerinci seharga 250 juta bukan 200jt.

" warga menyampaikan bahwa kontrak objek wisata 250 juta bukan 200 juta" sebut arisman.

Lain halnya dari Kadis DISPARBUDPORA saat hearing mengaku bahwa, kontrak di kawasan objek wisata danau kerinci seharga 200jt.

Masih dari warga sekitar,  di tempat yang berbeda menyebutkan,  bahwa parkir dikawasan badan jalan di stor ke perhubungan seharga 4 jt.

Storan ke DISPARBUDPORA 250 juta di bayar sebelum lebaran. Begitu juga dengan storan ke perhubungan.

Menanggapi hal ini ZALMIANTO ( Ant Black) inisiator APPK.  Menilai DISPARBUDPORA Sudah berbohong pada DPRD dan APPK. Karna pada saat hearing Ardinal menyebutkan nilai kontrak 200 juta.

Dia berharap pada Pihak ke tiga untuk bicara apa adanya nanti. Saat proses hukum. Agar pihak ketiga tidak menjadi korban dari mavia Pariwisata di DISPARBUDPORA. Dan pihak ketiga jangan mau kalau di suruh buat perjanjian ulang. Karna akan menjerat pihak ke Tiga itu sendiri.

" Saya harap pihak ke tiga bisa bicara apa adanya. Dan jangan mau menadatangani surat apapun dari DISOARBUDPORA. Takutnya nanti pihak ketiga dijadikan Korban dari Mavia Pariwisata" jelas ant black.

Jhon afriza ketua LSM PARISAI COBRA . Menyayangkan pihak DISPARBUDPORA yang telah berbohong di depan Anggota Dewan. Dia meminta agar kasus ini segera di proses oleh penegak hukum.

" Kalau benar nilai kontrak 250 juta. Berarti Ardinal sudah membohongi masyarakat dan DPR, Saya berharap penegak hukum segera memproses dan serius menaggapi pengaduan dari APPK" Ungkapnya.

Share:

0 comments:

Post a Comment

Blog Archive

Support

iklan banner iklan banner