Saturday, 1 July 2017

Kadis Perhubungan Beri Klarivikasi Terkait Parkir di Objekwisata



Assalamualaikum wrwb, Saya Drs. Julizarman, MH. Kadis perhubungan kab Kerinci, pertama tama mengucapkan maaf sebesar besarnya atas ketidak nyamanan teman2 sahabat, serta saudaraku sekalian atas pemberitaan yg lagi viral di medsos terkait dg pelayanan parkir di objek wisata kab Kerinci, sehubungan dg hal tsb dapat disampaikan Sbb:

1.terhadap persoalan parkir diobjek wisata sebetulnya sudah kita antisipasi dg memberikan penjelasan kpd masyarakat saat bulan puasa jelang lebaran  melalui dialog interaktif RRI sei penuh semua sudah kami papar tentang persoalan mudik lebaran dan sekaligus masalah khusus pelayanan parkir.
2. Pihak Dishub telah melakukan manajemen sedemikian rupa utk pengelolaan parkir kepada calon petugas pemungut khusus di tepi jalan umum.petugas pemungut dibekali dg surat tugas resmi dg ID card serta instrumen resmi yg dikeluarkan Pemkab
3. Tidak semua lokasi di tepi jalan umum pd objek wisata dapat dipungut retribusi parkir dibawah manajemen Dishub. Adalah lokasi (ditepi jalan umum) yg diyakini milik Pemkab yg bisa di pungut.
3. Ada lokasi2 tertentu di tepi jalan umum yg oleh masyarakat mengklaim itu tanah mereka. Disinyalir mereka juga memunggut retribusi hal ini mereka lakukan sudah sejak lama.mereka gunakan  kesempatan pada setiap lebaran. Hal inilah yg sulit bagi Dishub utk menertibkannya. Nah... Terhadap persoalan ini sy mohon bantuan kita semua terutama teman2 LSM, wartawan utk melihat dari kacamata hukum, apakah ini termasuk pungli, pemerasan oleh oknum pemungut atau tindakan yg tidak  menyenangkan yg membuat kita tidak senang. Harapan kami mari sama awasi sebaiknya dilaporkan kepada pihak berwajib
4. Utk di dalam lokasi objek wisata tidak dibawah manajemen Dishub
5. Demikianlah mohon maaf atas kekurangan kami. Karena kesempurnaan hanya milik Allah swt .(*)
Share:

2 comments:

  1. Salah satu unsur tindak pidana adalah "melawan hak" melawan hak dpt diartikan melakukan perbuatan yg berlawanan dg hak org lain atau berlawanan dg ketentuan yg ada, jadi meminta uang mengatas namakan tiket masuk tempat wisata padahal dia tdk berhak dan tdk berwenang unt melakukannya apakah sdh melawan hak?
    Yg kedua apabila dia menyerahkan tiket seolah olah itu benar tiket masuk pada hal tidak ada ketentuan ttg tiket tsb apakah itu kebohongan atau tipu muslihat?
    Yg ketiga mengaku sebagai petugas tiket masuk tempat wisata padahal tdk pernah ditetapkan atau ditunjuk unt itu apakah itu menggunakan pakaian palsu?
    Yg keempat org tsb melakukan hal tsb diatas dg tujuan agar org lain menyerahkan uang kpd nya apakah itu termasuk peng├ętian sesuatu barang?
    Jadi kejahatan apo yg tepat unt org itu para fakar hukumlah yg dapat menyimpulkannya

    ReplyDelete
  2. Salah satu unsur tindak pidana adalah "melawan hak" melawan hak dpt diartikan melakukan perbuatan yg berlawanan dg hak org lain atau berlawanan dg ketentuan yg ada, jadi meminta uang mengatas namakan tiket masuk tempat wisata padahal dia tdk berhak dan tdk berwenang unt melakukannya apakah sdh melawan hak?
    Yg kedua apabila dia menyerahkan tiket seolah olah itu benar tiket masuk pada hal tidak ada ketentuan ttg tiket tsb apakah itu kebohongan atau tipu muslihat?
    Yg ketiga mengaku sebagai petugas tiket masuk tempat wisata padahal tdk pernah ditetapkan atau ditunjuk unt itu apakah itu menggunakan pakaian palsu?
    Yg keempat org tsb melakukan hal tsb diatas dg tujuan agar org lain menyerahkan uang kpd nya apakah itu termasuk peng├ętian sesuatu barang?
    Jadi kejahatan apo yg tepat unt org itu para fakar hukumlah yg dapat menyimpulkannya

    ReplyDelete

Blog Archive

Support

iklan banner iklan banner