Thursday, 31 August 2017

Kabupaten Kerinci Butuh Pemimpin yang Tangguh dan Tanggap

DR. Ir. Desiana, M. EI

Pilkada Kabupaten Kerinci 2018 sudah semakin dekat. Suhu politik memanas melebihi terik siang. Sejalan beriringnya waktu, banyak calon kandidat yang kini mulai mengerucut. Disamping dominasi pemain lama, tokoh-tokoh baru bermunculan cukup santer terdengar. Berbicara mengenai peluang, Kabupaten Kerinci butuh pemimpin berjiwa tangguh dan tanggap dengan keadaan, dan lebih peka terhadap aspirasi masyarakat.
Faktanya, data tingkat golput pada Pilkada periode lalu mencapai 32 persen. Artinya tingkat partisipasi pemilih hanya berkisar 68 persen. “Besar kemungkinan rendahnya partisipasi pemilih karena kandidat yang dulu bersaing didominasi oleh generasi lama dan kurang terobosan, atau sebagai bentuk protes masyarakat terhadap ketidakpercayaan atas sosok calon pemimpin. Tentunya, pemilih butuh alternatif yang baru dan alternatif yang lebih siap dengan kondisi kekinian.
Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kerinci, belum boombastis. Hanya tumbuh alami di tangan penguasa-penguasa lama (petahana).
Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kerinci masih sangat standar. Pertumbuhan alami saja, tanpa banyak insentif dan keterlibatan penguasa. Bahkan saat anak muda menawarkan konsep smartcity, penguasa malah memandang pesimis, kita berharap agar sumber daya dan kreasi mendapat tempat lebih banyak dalam pengambilan keputusan dan kebijakan di Kabupaten Kerinci.
Terkadang, perspektif generasi tua terlalu sempit dalam memahami perkembangan masalah yang ada. Sehingga solusi berbagai persoalan cendrung dengan jurus-jurus konvensional.
“Alangkah baiknya, kita melonggarkan dada dan menerima pemimpin berjiwa muda  sejajar di pentas persaingan. Politisi papan atas patut berbangga dengan kehadiran calon pemimpin yang sudah mampu bersanding dengan senior-senior mereka. Terutama calon pemimpin yang sudah membuktikan prestasi dan bhaktinya..
Kabupaten Kerinci sebagai salah satu wilayah yang tak luput dari kemajuan, sangat butuh sentuhan yang briliant. Tujuannya, agar pertumbuhan Kabupaten Kerinci tidak tersendat hanya karena lelah bernostalgia dengan masa lalu.
“Kabupaten Kerinci butuh sentuhan kreatif. Butuh solusi-solusi kekinian dari generasi baru yang jauh lebih adaptif terhadap perkembangan zaman. Tentunya, tanpa melupakan apa yang telah dilakukan pendahulu.


Share:

0 comments:

Post a Comment

KPU KOTA SUNGAIPENUH

KPU KOTA SUNGAIPENUH

Blog Archive

Support

iklan banner iklan banner