Wednesday, 23 August 2017

Tiga Kepentingan Besar Hambat Pembangunan Kerinci, 38 Pekerjaan Terindikasi Langgar Aturan



Kerinci.Lacaknews-  Lapangan pekerjaan yang diberikan oleh pemerintah kabupaten Kerinci pada masyarakat.Tidak selalu berujung manis. Terkadang banyak yang menyisakan masalah.

Salah satu niat baik Pemkab Kerinci untuk membuka pekerjaan pada para kontraktor. Menimbulkan banyak masalah.Padahal pemerintah berharap.Kalau kontraktor bekerja, sudah pasti melibatkan masarakat dimana lokasi kerja. Sacara langsung ekonomi masyarakat sekitar akan terbantu.

Permasalahan utama yang terjadi ada pada kontraktor dan dinas penyelenggara. Contoh saja di dinas PUPR Karinci. Puluhan Paket Proyek yang sudah di adakan tender pada bulan Juni 2017. Masih banyak yang belum di kerjakan.

Menurut informasi dari beberapa kontraktor. Belumnya mereka bekerja karna pihak dinas PUPR belum mengeluarkan ganing dan kontrak.Padahal proses lelang dan penentuan pemenang sudah ada sejak 2 bulan yang lalu. Keterlambatan proses kontrak dikabarkan adanya kepentingan pribadi yang belum terakomudasi .Mulai dari kepentingan DPRD, DINAS PUPR dan Tim Succes.

Yang parahnya.Tiga kepentingan besar antara DPRD,PUPR dan TIM SES membuat para panitia tidak bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.Imbasnya menghambat Pembangunan di Kabupaten Kerinci.

Dari Sumber LPSE Kabupaten Kerinci tercatat 38 Paket pekerjaan yang sudah di tender, terindikasi menyalahi aturan atau dokumen lelang yang dibuat panitia.

Sampai saat ini 38 Paket yang nilainya puluhan miliar rupiah itu. Masih blum ada kejelasan. Sehingga membuat para pembubuh tanda tangan dalam kontrak  ragu untuk mengambil kebijakan.




Share:

0 comments:

Post a Comment

Blog Archive

Support

iklan banner iklan banner