Thursday, 28 December 2017

Halangi Kerja Wartawan, Ketua IWO Provinsi Jambi Minta Kadis PUPR Kerinci Dilapor Ke Polisi

Nurul Fahmy Ketua DPW IWO Provinsi Jambi

Kerinci.Lacaknews- Paska tindakan tidak terpuji yang dilakukan kadis PUPR Kerinci Harmin terhadap wartawan Haluan News pada saat konfirmasi berita terkait kunjungan pihak Kejari Sungaipenuh ke kantor PUPR rabu 27 desember 2017.

Pada saat konfirmasi wartawan Haluan News Ihkwan Dias Pora (IDP) mengambil foto. Secara sepontan Harmin marah sambil mengangkat tangan untuk merebut Hand Phone yang di gunakan IDP untuk mengambil gambar.

Para Dewan etik Ikatan Wartawan Online (IWO) Kerinci dan Sungaipenuh langsung kordinasi dengan Ketua DPW IWO Provinsi Jambi Nurul Fahmy. Dari kordinasi tersebut, Nurul Fahmy langsung menanggapinya secara serius. Karna dia juga merasa terhina kalau anggotanya diperlakukan tidak terpuji oleh kadis PUPR Kerinci.

Nurul Fahmy meng instruksikan agar wartawan yang ada di Kerinci dan Sungaipenuh untu membuat laporan ke polisi. Dia minta Kadis PUPR meminta maaf pada wartawan atas perbuataan yang telah dilakukan oleh Kadis PUPR. Karna sudah jelas tindakan yang dilakukan itu menghalang halangi Wartawan yang sedang bertugas.

" Sialahkn buat Laporan ke polisi dan Minta Kadis PU meminta maaf pada wartawan atas perbuatannya," sebut Fahmy.

Tindakan perusakan alat kerja wartawan merupakan perbuatan Kriminal.  Diminta kepada Bupati untuk mengevaluasi Kadis PUPR Harmin.

" Diminta pada Bupati Kerinci mengevaluasi kadis PUPR," tambah ketua DPW IWO Provinsi Jambi.

Tindakan Harmin sudah bertentangan dengan UU No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers, yaitu kemerdekaan dan upaya penghalangi-halangi pers melakukan kerja jurnalistik, dan telah dapat memenuhi unsur Pasal 18 ayat (1) UU No. 40 Tahun 1999, yang berbunyi.

 “Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah),”. (Arm/Ant)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Blog Archive

Support

iklan banner iklan banner