Thursday, 8 February 2018

Ruslan HS Ketua STIT YPI Kerinci Coreng Nama Kampus, Ajak Mahasiswa Adu Jotos


Sungaipenuh,Lacaknews- Suasana Ujian akhir semester (UAS) Sekolah Tinggi ilmu Tarbiyah STIT YPI Kerinci diwarnai aksi memalukan oleh ketua Perguruan Tinggi Swasta tersebut. Aksi ketua STIT Ruslan HS tiba tiba naik pitam tunjukkan aksi koboy, emosi tidak puas hati dengan salah satu mahasiswa yang baru selesai laksanakan Ujian Akhir semester hari Kamis 8/2/18.


Kejadian ini diduga dipicu rasa tidak puas hati Ruslan terhadap Mahasiswa yang diduga menjadi biang kerok pemogokan pembayaran SPP tahun ajaran 2017/2018. Ruslan tuding mahasiswa tersebut telah mempengaruhi mahasiswa lainnya agar tidak membayar SPP karena sebelumnya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) tersebut tidak memiliki data mahasiswa di PDDIKTI, sekarang bisa dicek melalui online.



Sempat disaksikan banyak mahasiswa yang melihat aksi adu mulut antara Ruslan HS ketua STIT YPI Kerinci dengan Mahasiswa tersebut mengatakan mahasiswa inisial ID itu mempengaruhi mahasiswa lainnya untuk tidak bayar SPP UAS.


Sumber terpercaya media ini sekaligus Mahasiswa yang enggan namanya disebutkan dikonfirmasi mengatakan, "ya saya melihat sendiri kejadian itu, Ketua STIT Ruslan HS memaki maki mahasiswa itu seusai turun dari kantornya yang berada di lantai 2, Adu mulut terjadi dan terlihat mau berantem dengan mahasiswa sambil menepuk dadanya seraya mengatakan jangan main-main dengannya, sungguh memalukan kalau saya ceritakan pengalaman tersebut." Ujar mahasiswa tersebut.


Mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta STIT YPI Kerinci inisial ID yang diduga korban perlakuan tidak menyenangkan tersebut dikonfirmasi wartawan ini, dia membenarkan kejadian itu, kata dia "ya, seusai jam ujian saya keluar istirahat, kemudian Ketua STIT Ruslan HS turun dari kantornya dilantai 2 menuju mobilnya, setelah itu menghampiri saya lalu memaki maki saya dengan kata kasar seraya menyuruh saya berhenti kuliah." Ujar Mahasiswa tersebut.


Lebih lanjut dia mengatakan, "saya hanya ingin tahu hak saya sebagai mahasiswa di STIT tersebut apakah legal atau bagaimana, karena konflik kepengurusan memanjang dengan yayasan STIT, sehingga menyebabkan Kerugian pada mahasiswa eh malah kita yang dituduh biang kerok pemogokan pembayaran SPP," ujar dia.


Selain dari itu, media ini lantas mencoba melakukan konfirmasi pada pemilik STIT YPI Kerinci yakni pihak Yayasan atas perbuatan ketua STIT Kerinci yang diduga telah melakukan perbuatan pelanggaran etika Dosen, H Muktarudin ketua dewan Pembina Yayasan STIT YPI Kerinci mengaku tidak mengetahui bahwa Ketua STIT telah melakukan hal yang diluar norma dan etika Dosen, kata dia, "saya belum tahu dan belum mendapatkan berita tentang ini, jika benar benar ada pelanggaran maka akan segera kita tindak lanjuti dan kita akan berikan sangsi" ungkap Muktarudin Ketua Dewan Pembina Yayasan STIT YPI KERINCI tersebut.


Menurut isu yang beredar, STIT YPI KERINCI Akan dilikuidasi bulan Maret mendatang, karena konflik yang berkepanjangan tidak diselesaikan oleh kedua belah pihak, antara Yayasan dengan Pengurus Perguruan Tinggi Swasta (PTS) tersebut. (Tim)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Blog Archive

Support

iklan banner iklan banner