Tuesday, 13 February 2018

Ruslan HS Kirim Surat Pada Media, Ancam Lapor Pada Penegak Hukum


Kerinci.Lacaknews- Ketua STIT YPI Kerinci Ruslan HS yang heboh di beritakan di media online terkait tindakan yang tidak terpuji terhadap salah satu mahasiswanya.

Ruslan saat itu sempat mengajak anak didiknya untuk berduel. Paska pemberitaan di media ini tanggal 9 Februari 2018 . Ruslan menyurati Redaksi LACAK NEWS untuk mengklarifikasi berita tersebut.

Didalam surat yang tertanggal 12 Januari 2018 itu. Dia keberatan atas pemberitaan tersebut dan meng ultimatum LACAK NEWS untuk membuat klarifikasi.

Surat itu tertulis " Jika saudara tidak memuat hak jawab ini dalam waktu 2 x 24 jam, saya akan menggugat saudara secara hukum, Pidana Perdata" Tulis dalam surat tersebut.

Saat di konfirmasi via HP nya. Dia menyebutkan bahwa surat yang dikirim pada Lacak News atas nama STIT YPI (Ketua ).

BACA JUGA : http://www.lacaknews.net/2018/02/stit-ypi-kerinci-terancam-di-likuidasi.html

sementara itu pengamat sosial Rudi Hartono, M.Pd sangat menyayangkan atas tindakan seorang selaku pimpinan perguruan tinggi pendidikan tersebut.

"STIT, itukan perguruan tinggi pendidikan yang secara substansi untuk menciptakan mahasiswa yang berpendidikan baik secara ilmu maupun tingkah laku, dan para stackholder yang ada dikampus tersebut tentu harus mencerminkan perilaku seyogyanya orang yang berpendidikan" papar tokoh muda ini.

Kemudian saat diwawancarai terkait mahasiswa yang disebut selaku propokator yang memprofokasi mahasiswa yang lainnya untuk tidak membayar spp. Rudi hartono berpendapat bahwa kita harus lebih bijak dalam menilai kasus tersebut.

"kan sah sah saja ketika mahasiswa mempertanyakan haknya selaku mahasiswa dan hal tersebut memang sudah menjadi bagian dari tanggung jawab mahasiswa selaku aktivis kampus dinegara demokrasi ini" jelas Bung Rudi.

Dan terkait surat sanggahan yang dilayangkan atas nama ketua STIT YPI Kerinci Kepada awak media yang memberitakan sebelumnya. Rudi hartono justru mengatakan bahwa itukan haknya tanpa harus mengesampingkan tufoksi wartawan selaku  kontrol sosial dalam mencari dan memberi informasi.

namun ada hal yang terkesan janggal dari surat yang disebut resimi atas nama ketua STIT YPI kerinci tersebut. pada isi surat tidak menampilkan kop surat STIT YPI kerinci, tidak ada nomor surat dan tanpa stempel lembaga STIT YPI Kerinci.(Tim)


Share:

0 comments:

Post a Comment

Blog Archive

Support

iklan banner iklan banner