Thursday, 19 April 2018

Sudah Diperiksa BPK, Tembok Penahan Sungai Batang Sangkir Tanah Kampung Kembali Ambruk



Sungaipenuh,Lacak - Curah hujan yang tinggi beberapa hari terakhir di Sungaipenuh, membuat beberapa titik di kota Sungaipenuh mengalami banjir dan langsor.

Satu rumah ambruk dan satu lagi tertimbun longsor di Desa Koto Renah belakang TK Pembina, Kecamatan Pesisir Bukit.

Selain longsor ada dua titi tembok penahan yang ikut ambruk. Diantaranya Sungai Bungkal Desa Pelayang Raya dan Sungai Batang Sangkir Koto Panap  Tanah Kampung.

Untuk di Sungai Sangkir sudah dua kali terjadi ambruknya tembok penahan di lokasi yang berdekatan.

Pada awal tahun 2016 pekerjaan tembok penahan di sungai batang sangkir Tanah Kampung pernah di periksa BPK. Karna pengerjaannya di tahun 2015 . Belum genap berumur satu tahun proyek ini ambruk.

Kejadian ambruknya tembok penahan di sungai batang sangkir kembali terjadi rabu (18/4/2018) yang berjarak hanya sekitar 200 m dari kejadian tahun 2016 yang sempat menjadi temuan BPK.

Aldi Agnopiandi warga desa Koto Panap yang rumahnya berjarak sekitar 100m dari lokasi ambruk tembok penahan batang sangkir ini berharap, Pemkot Sungaipenuh di bawah naungan Dinas PUPR dan Bencal untuk lebih jeli dan teliti membuat perencanaan tembok penahan di kisaran batang sangkir. Agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Selaku warga saya harap dinas PUPR Kota Sungaipenuh dan Bencal membuat perencanaan yang matang untuk pembangunan di kisaran Sungai batang sangkir ini. Agar kejadian serupa tidak terulang lagi"sebut nya.

Warga Tanah Kampung lainnya Jhon Afrizal berujar sama. Dia langsung meninjau lokasi kejadian. Jhon menilai ada pengerjaan yang tidak mengikuti standar. Dari pantauannya, tembok penahan yang roboh (18/4/2018) ini, tidak membuat lubang resapan air untuk pembuangan dari bahu jalan.

"Saya lihat di lokasi ada standar pekerjaan yang keliru. Karna di tembok itu tidak di buat lubang resapan air untuk pembuangan genangan air dari bahu jalan"sebut nya.

Kadis PUPR Martin saat di konfirmasi menyebutkan. Bahwa yang roboh itu bukan tembok penahan, tapi tanggul penahan banjir. Saat di tanya soal langkah kedepan, dia menyebutkan akan berkordinasi dengan pihak terkait. Karna dia masih di luar daerah.

"Yang roboh itu tanggul penahan banjir. Kita akan kordinasi dengan pihak terkait. Untuk kedepan akan kita buat penahan permanen. Sekarang saya lagi di luar daerah" ucap nya.

Sementara, Kadis bencal yang didampingi Saindra saat turun kelokasi menyebutkan. bencana ini sudah mereka laporkan dan berkordinasi dengan provinsi.(Tim)



Share:

0 comments:

Post a Comment

KPU KOTA SUNGAIPENUH

KPU KOTA SUNGAIPENUH

Blog Archive

Support

iklan banner iklan banner