Friday, 27 April 2018

Warga Sungailiuk Kecewa Kompensasi SUTT Belum Dibayar, Penarikan Kabel Terus Berlanjut


Sungaipenuh,Lacaknews - Warga desa Sungai Liuk, Kecamatan Pesisir Bukit Kota Sungai Penuh memprotes penarikan Kabel SUTT tower 365 ke 366 di Sungai Penuh. Pasalnya sejumlah warga belum mendapatkan hak pembayaran kompensasi.


"Kemanakah kami harus mengadu lagi, sudah 3 hari PLN vip sumbagsel menarik trus kabel SUTT tower 365 ke 366 di sungai liuk di kawal anggota polres langsung, padahal hak kami belum di bayar, apakah berita acara tertera di bawah ini poin ke 2 tidak berlaku," ungkap Nopriyosi bersama sejumlah warga yang memprotes belum diberikan kompensasi.


Dia meminta PLN terlebih dahulu menyelesaikan kompensasi sebelum melakukan penarikan kabel SUTT tersebut.


Karena sebelumnya sudah ada perjanjian yang ditandatangani bersama. Adapun isi kesepakatan bersama tersebut yakni pertama meminta surveyor  Indonesia untuk melakukan pengukuran kembali, hasil selisih pengukuran tanah dinilain langsung oleh KJPP, dan warga menerima hasil pengukuran tanah terakhir dan penilaian KJJP tahun 2017.

Kesepakatan kedua, warga tidak mengganggu pengerjaan penarikan  konduktor SUTT 150 KV Bangko-Merangin- Sungai Penuh setelah dilakukan pembayaran kompensasi. Poin ketiga yakni pihak PLN tidak melayani tuntutan yang lain selain kesepakatan yang tertera di berita acara ini.


Sedangkan jumlah warga yang belum menerima kompensasi ada 9 orang. "Kami berharap PLN segera menyelesaikan persolan ini, kalau tidak nanti warga merasa kecewa dan akan tetap menuntut," kata warga lainnya.

Warga juga meminta pihak PLN menjelaskan dasar standar kompensasi. Sebab, beberapa warga menerima kompensasi bervariasi. Ada yang menerima senilai Rp91 ribu, Rp124 ribu, Rp127 dan Rp128 permeter.


Secara terpisah manager PLN Rayon Sungai Penuh, Indra mengatakan untuk persoalan bersaran ganti rugi atau penafsiran harga tanah bukan merupakan wewenang pihaknya. Namun hal itu ditangani oleh PT UIP yang langsung dipegang di Sumbagsel. Sehingga segala hal terkait dengan penafsiran harga bisa ditanyakan lasung ke Sumbagsel.


"Itu wenanag PT UIP di Sumbagsel, warga bisa menanyakan langsung karena ada perwakilan di daerah di sungai Liuk biasanya ada yang menangani," katanya. 
Share:

0 comments:

Post a Comment

Blog Archive

Support

iklan banner iklan banner