Tuesday, 15 May 2018

DEJ Posting Tentang Wartawan, Insyan Pers Sebut DEJ Sok Tau. Ketum IWO Provinsi Jambi : Mungkin Dia Tidak Paham


Kerinci,Lacak – Defitra Eka Jaya (DEJ) kembali membuatvpostingan di Facebook nya dengan menuliskan. “Apakah kita sepakat bahwa wartawan itu pencari berita bukannya penerima berita atau diundang memberitakan atau dipesan utk diberitakan? Kalau saya sih yessss...😊 “

Ketua Ikatan Wartawan Online Provinsi Jambi Nurul Fahmi menjelaskan.
"Definisi berita kan macam macam.  Ada berita kejadian, itu yang sifatnyo harus sesuai dengan fakta.  Kalau undangan atau rilis,  itu yang mungkin masuk kategori advertorial.  Dalam aturannya, berita berbayar model gitu harus di kasih Kode khusus.  Kalo di koran hurufnyo dibedakan dengan berita umum" jelas nya

Ketum iwo menilai bahwa DEJ  mungkin tidak  paham tentang perudahaan pers.

"mungkin dio dak paham"sebut Ketum Iwo.

Ulah dari postingan itu salah seorang yang selalu bergaul dengan para wartawan menyebutkan. Bahwa DEJ tidak paham dengan kinerja wartawan dan perusahaan pers. Dari postingan itu jelas menunjukkan bahwa dia tidak profesional.

Kalau mau nyindir seharusnya dia (DEJ) memahami sepenuhnya tentang pers dan perusahaan pers.

“DEJ itu sok tau. Blum memahami tentang pers dan perusahaan pers sudah sok hebat.Seolah-olah paham betul dengan tugas wartawan” jelasnya.

Eja Priyogo salah seorang wartawan juga ikut berkomentar di Postingan itu. Dia menjelaskan apa itu perusahaan pers.

“Saya bs yes bs no..lihat kontek nya dulu. Kalau kejadian atau peristiwa layak  diberitakan..knp tdk..wartawan akan dtng mencari berita. Tp kalau kegiatan seremonial misalnya..dan tdk ada undangan..tentu wartawan tdk bs meliput Krn tdk mendapat informasi dan tdk tahu ada acara tsbt. Kemudian hrs diingat..media tdk menggunakan logo ikhlas beramal..rata2 perusahaan pers juga perusahaan bisnis (munafik kalau bilang tdk). Tanpa ada pendapatan..tdk ada perusahaan media yg mampu eksis.” Tulis eja

DEJ waktu musibah kebakaran pasar Sungaipenuh dia juga menulis di FB " Banyak yang nonton daripada yg membantu memadamkan... kebakaran bisa seluas itu apakah terlambat menginformasikan ke DAMKAR atau ?" 

Saat itu DEJ di bubuli oleh ratusan netizen yang kesal melihat postingan itu .

Al amin juga menilai. Bahwa DEJ hanya tau mengkritisi.Tapi tidak punya solusi. Dia menyebutkan anak kecilpun bisa menulis seperti itu.

“ Dia hanya tau mengkritik.Tapi tidak punya solusi” sebu nya.

Ruslan Direktur LSM Cakrawal juga menyayangkan postingan DEJ. Dia menyebutkan. “ Jangan cuman bisa menilai profesi orang lain. Dia (DEJ) harus bercermin dulu siapa dia. Baru berkomentar” jelas nya.

Ketua LSM Ferisai Kobra Jhon Afriza menyesalkan tindakan DEJ. Dia menantang DEJ untuk membahas apa tupoksi wartawan dan perusahaan pers.

“ saya siap tantang dia berdebat tentang media dan perusahaan pers” ucap nya.

Jia  meminta “ DEJ tidak usah mengurusi profesi orang lain. Urus saja urusan bisni mu”


Share:

0 comments:

Post a Comment

Blog Archive

Support

iklan banner iklan banner