Monday, 25 June 2018

Fadli Sudria Tokoh Sulak : Disulak Dan Kayu Aro Adirozal Lebih Diminati Daripada Monadi

FADLI SUDRIA


KERINCI-Peta politik pada Pilkada Kerinci 2018 ini jauh berbeda dengan Pilkada 2013 silam. Saat itu saat itu Adirozal menjadi rival berat Murasman, yang merupakan calon incumbent dengan segudang kekuatan besar.

Namun pada Pilkada 2018 saat ini, munculnya Monadi putra Murasman yang diyakini memiliki kekuatan besar yang sama dengan Murasman, ternyata jauh diluar kenyataan. Pasalnya, kekuatan Monadi tak sebanding dengan kekuatan Murasman saat ikut Pilkada 2013 lalu.

Fadli Sudria SE M Hum, tokoh muda Kerinci yang berdomisili di Siulak Mukai, membenarkan hal tersebut. Menurut dia, kekuatan Monadi sangat jauh berbeda dengan kekuatan Murasman saat maju di Pilkada Kerinci pada 2008 dan 2013 lalu.

“Monadi saat ini hanya di media saja berkoar, akar rumput hanya 50 persen massa Murasman yang bertahan dengan Monadi. Selebihnya 50 persen lagi sudah lari, dan jumlah tersebut juga perlahan sudah lari,” ungkap Fadli kepada wartawan.

Menurut dia, saat Murasman maju di Pilkada Kerinci, aura dukungan masyarakat berbeda dengan sekarang. Saat itu, kata dia, ada beberapa faktor yang mempengaruhi dukungan masyarakat ke Murasman, pertama antusias masyarakat Kerinci wilayah mudik melawan kandidat dari hilir pada Pilkada Kerinci jilid satu yang diikuti Murasman pada tahun 2008.

“Pada jilid satu (Pilkada 2008), mau cilek, tingkek, tuo atau mudo, yang penting mudik, itu euforia masyarakat waktu itu, semangatnya untuk memenangkan 01 dari mudik,” ungkap Fadli yang juga salah satu bakal calon Bupati Kerinci.

Namun, kata dia, pada jilid dua atau Pilkada 2013, muncul Adi Rozal, dan incumbent (Murasman) ditumbangkan. Hal itu karena semangat mereka menkan orang yang konrtra, yang mendukung Adirozal. “Begitu ditekan, seperti balon dan meletus, dan masyarakat lari,” terangnya.

Nah, untuk Monadi saat ini, kata dia, beda Monadi dan Murasman saat maju di Pilkada adalah, Murasman dulu memang permintaan masyarakat, sedangkan Monadi bukan permintaan masyarakat, melainkan permintaan dari keluarga sendiri.

“Monadi permintaan dari keluarga sendiri Murasman, dipaksakan anaknya harus maju. Kalau boleh jujur, di Siulak Mukai berdasar polling kita (saya,red) yang disuruh maju,” tegas tokoh muda potensial untuk Kerinci ini.
Namun, kata dia, walau bagaimana pun, yang namanya politik sebagai masyarakat harus mendukung program pemerintah yang telah ada, sesuai komitmen. “Sekarang yang kita dukung ya program Adirozal, dan layak untuk dilanjutkan diperiode berikutnya,” jelasnya.(fyo/d3r)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Blog Archive

Support

iklan banner iklan banner