Sunday, 23 September 2018

Serius Kembangkan Wisata, Ketum PB-HKKN Brigjen.Pol.Syafril Nursal Temui Meteri LHK

Rombongan Ketum HKKN Bersama Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan

JAKARTA-Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI Siti Nurbaya mendukung penuh acara seminar nasional yang di geber Pengurus Besar (PB) Himpunan Keluarga Kerinci (PB HKK Nasional) Nasional pada 29 September 2018 di Hotel Lor In International Sentul, Bogor. Beliau ada acara bersama Presiden ke Yogyakarta, jika tdk sempat hadir, maka Kami siapkan tim menjadi pembicara seminar, Menteri LHK juga mendukung langkah PB HKKN yang akan memanfaatkan kawasan TNKS untuk dikelola sebagai tempat wisata.

Ketua Stering Comite (SC) Seminar dan Rakernas 1 PB HKKN Alven Stony menjelaskan, Kementerian LHK sudah memastikan bakal hadir dalam seminar Mendorong Pariwisata dan Agrobisnis sebagai sektor andalan Kerinci. Menurutnya, seminar ini merupakan satu rangkaian dari acara Rakernas PB HKKN 1 di Sentul, Bogor.

“Barusan saya mendampingi Ketua Umum PB HKKN  Brigjen. POL. Drs. Syafril nursal, SH, Mh bertemu secara resmi dengan Menteri. Dan Ibu Menteri sudah mendisposisikan langsung untuk hadir di acara seminar,” kata Alven Stony, usai bertemu dengan Menteri LHK di gedung Manggala Wanabhakti, Jakarta pagi tadi.

Alven Stony mengatakan, ada dua agenda penting yang dibawa PB HKKN saat bertemu dengan Menteri. Selain mengundang untuk hadir di acara Seminar, PB HKKN juga memasukkan surat permohonan izin kepada Menteri LHK terkait pemafaatan kawasan TNKS untuk pariwisata.

“Surat tekait dengan PB HKKN untuk memanfaatkan area TNKS di danau gunung tujuh. Rencana PB HKK untuk pengembangan eko wisata dan pembangunan resort di gunung tujuh dalam areal pemanfaatan TNKS,”jelasnya.

Ketum mengatakan, Menteri mendukung penuh langkah PB HKKN tersebut. Menteri menegaskan taman nasional juga harus bermanfaat bagi masyarakat. Tidak boleh menjadi momok ketakutan bagi masyarakat.

“TNKS juga bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Tentu semuanya ada aturan main,”katanya.

Bahkan, Menteri juga setuju terkait dengan pembangunan jalur evakuasi yang memotong kawasan TNKS selama dapat membantu kesejahteraan masyarakat

“Menteri bilang akan disetujui. Selama itu menguntungkan bagi masyarakat. KLHK akan dukung penuh. Selama perencanaan bagus justru KLHK akan memberi dorongan. Tinggal  daerah mampu membuat planing yang bagus untuk kepentingan masyarakat dan daerah,”ujar Menteri.

Sementara, Ketua PB HKK Nasional Brigjen Pol Syafril Nursal menambahkan PB HKKN terus mendorong berkembangnya  Eko wisata di Kerinci. PB HKKN ingin berkontribusi agar Kerinci semakin maju, terutama bidang pariwisata.

“Maka perlu kerja keras bagi stake holder Pemerintah Pusat dan Daerah serta komponen organisasi kemasyarakatan dalam menumbuhkan dan mensosialisasikan Ekowisata ke Kerinci. Juga membangun infrastruktur dan hospitality eko wisata yang baik dan tentunya fungsi Taman Nasional juga terpelihara dengan baik dan produktif. Kita terus dorong Pemerintah Pusat untuk memperbanyak even-even nasional dan Internasional dalam sosialisasi kelestarian Hutan dan Taman Nasional Kerinci Seblat,”katanya.

Untuk diketahui, seminar ini dalam rangkaian Rakernas I PB HKKN yang dipusatkan didaerah sentul, Bogor. Selain menghadirkan Menteri LHK, Pembicara dalam seminar ini adalah dari kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Menpar akan memaparkan makalahnya dengan tema Menjadikan Taman Nasional Kerinci Seblat sebagai Destinasi Pariwisata Berkelas Dunia. Kemudian Keenterian Pertanian Republik Indonesia yang memaparkan makalah Peranan Pemerintah Pusat mendorong Agribisnis dalam lahan terbatas.

Lalu turut hadir pula Prof. Dr. Asyafri Jaya Bakri, MA, Walikota Sungai Penuh yang akan memaparkan mengenai Peran dan dukungan Pemerintah Kota dalam menunjang Hospitality Pariwisata. Kemudian Dr. H. Adi Rozal, Bupati Kerinci dengan makalah Strategi anggaran Pemerintah Daerah dalam menjadikan Pariwisata dan Agribisnis sebagai Sektor andalan.(*)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Support

iklan banner iklan banner