Friday, 28 December 2018

KPK Tetapkan Gusrizal Bersama 11 Anggota DPRD Provinsi Jambi Sebagai Tersangka Kasus Suap APBD

Zumi Zola Zulkifli (kiri) bersama Ketua DPRD Jambi Cornelis Buston. (Foto: ANTARA FOTO)
KPK menetapkan 12 anggota DPRD Provinsi Jambi sebagai tersangka. Belasan anggota dewan itu diduga menerima suap terkait pengesahan APBD Provinsi Jambi.
Para tersangka itu terdiri dari tiga dari unsur pimpinan DPRD Provinsi Jambi, lima orang pimpinan fraksi DPRD Provinsi Jambi, satu orang pimpinan fraksi dan tiga anggota DPRD Provinsi Jambi.
Empat pimpinan DPRD Jambi itu yakni Cornelis Buston selaku Ketua DPRD Jambi, AR Syahbandar selaku Wakil Ketua DPRD, Chumaidi Zaidi selaku Wakil Ketua DPRD, serta Sufardi Nurzain selaku Wakil Ketua DPRD.
Sementara untuk pimpinan fraksi DPRD Jambi ada 5 orang yang ditetapkan KPK sebagai tersangka yakni Sufardi Nurzain (Fraksi Golkar), Cekman (Fraksi Restorasi Nurani), Tadjudin Hasan (Fraksi PKB), Parlagutan Nasution (Fraksi PPP), dan Muhammadiyah (Fraksi Gerindra). Untuk pimpinan komisi ada 1 nama yang ditetapkan sebagai tersangka yakni Ketua Komisi III DPRD Jambi Zainal Abidin.
Sedangkan 3 orang lain merupakan anggota DPRD Jambi yakni Elhelwi, Gusrizal, dan Effendi Hatta.
"KPK memutuskan untuk meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dengan menetapkan 13 orang sebagai tersangka," kata Ketua KPK Agus Rahardjo, dalam konferensi pers di kantor KPK, Jakarta, Jumat (28/12).
Suap diduga diberikan oleh Zumi Zola selaku Gubernur Jambi. Diduga, suap diberikan agar pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019 menyetujui Rancangan APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2017-2018.
Penetapan tersangka ini merupakan pengembangan perkara Zumi Zola. Zumi terjerat kasus penerimaan gratifikasi senilai Rp 44 miliar. Tak hanya itu, Zumi Zola juga terjerat kasus dugaan suap terhadap sejumlah anggota DPRD Jambi.
Zumi Zola dianggap telah memberikan suap Rp 16,340 miliar kepada sejumlah anggota DPRD Jambi. Mereka adalah Supriyono, M. Juber, Ismet Kahar, Tartiniah, Popriyanto, Mayloeddin, Cornelis Buston, AR. Syahbandar, Chumaidi Zaidi, Zainal Abidin, Effendi Hatta, Sufardi Nurzain, Gusrizal, Zainul Arfan, Elhelwi, Muhammadiyah, Tadjudin Hasan, Parlagutan Nasution, Cekman, dan anggota DPRD Provinsi Jambi periode tahun 2014-2019 lainnya.
Atas perbuatannya, Zumi Zola sudah divonis bersalah oleh hakim. Ia pun dihukum 6 tahun penjara yang kasusnya sudah berkekuatan hukum tetap. Ia juga dihukum untuk membayar denda sebesar Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan.
Selain menjerat 12 anggota DPRD Jambi, KPK juga menetapkan seorang swasta bernama Joe Fandy Yoesman alias Asiang sebagai tersangka. Ia adalah rekanan proyek di Provinsi Jambi. Asiang diduga merupakan pihak swasta yang diduga penyandang dana suap dari Zumi Zola untuk pihak DPRD Jambi.
Nama Asiang sudah tercantum dalam dakwaan sebagai salah satu pihak pemberi gratifikasi kepada Zumi Zola. Berdasarkan dakwaan Zumi Zola, total gratifikasi yang diberikan Asiang kepada Zumi Zola adalah Rp 9,5 miliar dan USD 30 ribu atau Rp 436.500.000 (kurs Rp 14.550) serta Mobil Toyota Alphard Nomor Polisi D 1043 VBM.
Sumber: Kumparan.Com
Share:

Thursday, 13 December 2018

Mobil Inova Dari Sungaipenuh Terseret Longsor Di Padang, Satu Orang Meninggal

Longsong Di Sitinjau Laut Sumbar

LACAKNEWS- Bencana alam tanah longsor yang menerjang Sitinjau Lauik, Kota Padang, Sumbar, Kamis (13/12/2018) malam memakan korban.
Sebuah bus dengan nama dinding Bus Family Raya terseret tanah longsor ke jurang 
"Ada tiga unit kendaraan yang masuk jurang karena dihantam material longsor, yaitu Bus Family Raya, truk tangki dan Kijang Inova ," kata Ketua Kampung Siaga Bencana Lubuk Kilangan, Hendratmo kepada tribunpekanbaru.com, Jumat (14/12/2018) dinihari.
Peristiwa tanah longsor yang terjadi di kawasan Panorama 2 itu, lanjutnya, terjadi sekitar pukul 23.30 WIB.
Salah seorang mahasiswa dari Sungaipenuh menyebutkan. Bahwa mobil inova yang ikut tertimbun longsong milik warga sungaipenuh.
Didalam mobil tersebut ada 5 penumpang. Kindisi terakhir ke 5 oranh

tersebut sudah di evakuasi ke Rumah Sakit Semen Padang.
Salah seorang ada yang meninggal warga koto lebu kecamatan Pondok Tinggi Sungaipenuh berjenis kelamin perempuan,  satu orang lagi sedang  di ruang ICU karna kondisinya kritis.Tiga orang lainnya hanta luka.
" Ada lima orang dari Sungaipenuh korban longsor.Satu orang meninggal dan sudah dibawa pulang ke Sungaipenuh, satunya lagi di ICU dan yang 3 hanya luka" jelasnya.

"Saya dari jam satu malam tadi ikut mengevakuasi koeban" tambahnya.(Abl)

Share:

Wednesday, 12 December 2018

Pendamping Desa, TPID dan Dinas PMD Kerinci siap sukseskan Bursa Inovasi Desa 2018


LacakNews – Pendamping Desa, TPID dan Dinas PMD Kerinci  yang tergabung dalam Panitia Akan mensukseskan  Bursa Inovasi Desa (BID) yang dilaksanakan di Gor Kemenangan Sakti Alam Kerinci, Sabtu (03/11).

BID  yang di rencanakan akan dibuka oleh Bupati Kerinci H Adirozal serta akan di hadiri Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Provinsi Jambi, Dra Lutpiah, KPW P3MD-PID,  Asosiasi, dan Forkompimda Kab. Kerinci, dan para tamu undangan lain nya.

Herlinda. SP.MSi Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, mengatakan  Bursa kali ini akan kita kemas sedemikian rupa sehingga BID bisa di konsumsi Oleh desa Sebagai Referensi Pembangunan baik, Bidang Ekonomi, SDM maupun Infrastruktur, apa lagi dengan melihat keseriusan Panitia dalam Mensukseskan persiapan BID Saat ini.  Kita juga akan Melakukan Bimbingan terhdap desa Setelah BID nanti dan ini juga tidak terlepas dari kenirja dari pendamping Desa, Sebutnya

Sementara itu, Oldy Arnoldy Arby. MM selaku Tenaga ahli pengembangan ekonomi Desa, mengatakan BID  tahun ini kita berikan yang terbaik untuk Desa, Tujuan dari BID ini Untuk menggali Inovasi baru bagi desa sehingga desa tidak kaku dalam Membangun Desa, katanya saat berada di persaipan acara,

Tambanya, BID ini juga mengundang 285 Desa dan 2 Kelurahan, masing masing Desa kita undang  tiga perwakilan diantaranya Kepala Desa, Ketua BPD atau yg meakili dan Tokoh Masyarakat, dan kita juaga mengundang Pelaku-paleku Usaha Ekonomidan di hadiri Seluruh Pendamping desa dan TPID di kerinci Di perkira akan di hadiri Lebih kurang 1700 orang tegasnya (Nek/Wal)
Share:

Bursa Inovasi Desa Kerinci berjalan sukses,  Adirozal Sebut Desa Di kerinci Jauh Berkembang




LacakNews–Kabupaten Kerinci menggelar Bursa Inovasi Desa (BID) yang dilaksanakan di Gor Kemenangan Sakti Alam Kerinci, Sabtu (03/11).

BID dibuka oleh Bupati Kerinci H Adirozal serta  dihadiri Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Provinsi Jambi, Dra Lutpiah, KPW P3MD-PID,  Asosiasi, dan Forkompimda Kab. Kerinci

Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kerinci, Hasferi, mengatakan  tujuan diadakan bursa inovasi desa ini, sebagai pertukaran pengetahuan terkait berbagai inovasi pembangunan desa, seperti di bidang pembangunan sumber daya manusia,  infrastruktur, ekonomi, wisata, dan program lainnya.

"Masing masing desa memiliki potensi. Diharapkan dengan memanfaatkan potensi ini, persoalan yang dihadapi desa bisa diselesaikan," katanya.

 Kepala Dinas DP3AP2 Provinsi Jambi Dra.Lutfiah mengapresiasi pelaksanaan BID Kerinci. Ia menilai BID tahun 2018  berjalan dengan baik dan sukses

 "Banyak yang perlu kita ekpos di Kerinci ini. Kita tahu kalau di Kerinci merupakan branding wisata, banyak wisata seperti wisata alam dan lain sebagainya,"tambahnya.

Dia mengharapkan pendamping desa dan kepala desa yang ada di Kabupaten Kerinci, agar selalu  berinovasi, sehingga ke depan apa yang telah dilakukan bisa disumbangkan untuk negara.

Bupati Kerinci, Adirozal, mengharapkan dengan diselenggarakan kegiatan ini, dapat saling berinteraksi antara desa, sehingga dapat bertukar informasi tentang inovasi baru. Untuk tahun ini sangat jauh perubahannya di bandingkan dengan tahun sebelum nya

"Kita mengharapkan bursa inovasi desa ke depan tetap akan berjalan. Tidak hanya sharing dengan desa di Kabupaten Kerinci saja, namun bisa dengan kabupaten lainnya. Nanti jika ada yang bagus dengan inovasi kabupaten lain bisa diadopsi ke kita sesuai dengan potensi yang ada," katanya.


Kepala desa Muara Hemat  Kecematan Batang merangin Ali Akbar yang menghadiri BID menyambut positif kegiatan ini. Ia mengaku mendapat berbagai pengetahuan inovasi untuk menyelesaikan persoalan di desa.

"Sangat luar biasa. Banyak hal baru yang kita dapat. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa berkelanjutan," sebut kades Bungatanjung. (Nek/Wal)
Share:

Thursday, 6 December 2018

APA PELAMAR CPNS TIDAK TAU TELAH DIKELABUI ATAU SUDAH LEGOWO ATAS KEGAGALAN ?

 
APA PELAMAR CPNS TIDAK TAU TELAH DIKELABUI ATAU LEGOWO ATAS KEGAGALAN ?

Kabinet Joko Widodo dikenal dengan istilah kabinet kerja. Tapi sayangnya masi banyak warga negara indonesia yang belum mendapat pekerjaan.

Ini ditandakan  tingginya pelamar CPNS 2018. Seakan menandakan bahwa angka pengangguran di indonesia masih sangat tinggi.

Pemerintah sudah berusaha menciptakan lapangan kerja, salah satunya dengan perekrutan ribuan CPNS baru di tahun 2018.

Jutaan putra putri bangsa ikut dalam seleksi CPND dengan harapan bisa mendapat pekerjaan yang layak. Tapi apa hendak dikata penerimaan terbatas.

Ratusan ribu peserta harus sabar menunggu tahun berikutnya untuk bisa ikut CPNS lagi. Karna tidak bisa ikut proses tes selanjutnya ( tes SKN).

Paska diterbitnya peraturan mentri no 61 tahun 2018, yang menyebutkan ambang batas nilai minimal 255. Para pelamar kembali mendapat angin segar.

                         Pasal 5
Peserta yang mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf b dan Pasal 4
huruf a, berlaku ketentuan sebagai berikut:

a. peserta yang memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 3 dan berperingkat terbaik sesuai dengan jenis
formasi jabatan diikutsertakan sejumlah paling banyak 3
(tiga) kali jumlah alokasi formasi;

b. apabila terdapat peserta yang mempunyai nilai kumulatif
SKD sama, penentuan didasarkan secara berurutan mulai
dari nilai Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensi
Umum (TIU), dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK); dan

c. apabila terdapat peserta yang mempunyai nilai TKP, TIU,
dan TWK sama, serta berada pada batas jumlah 3 (tiga) kali
alokasi formasi, keseluruhan peserta dengan nilai sama
tersebut diikutsertakan.

Namun paska perangkingan ada daerah yang tidak mengikuti permen no 61 tahun 2018 tersebut."Mengelabui peserta"

Kasus ini tidak banyak yang mengetahuinya. Mungkin para peserta yang gagal tidak tau telah di kelabui atau sudah legowo menerimanya.


Share:

KPU KOTA SUNGAIPENUH

KPU KOTA SUNGAIPENUH

Support

iklan banner iklan banner