Thursday, 6 December 2018

APA PELAMAR CPNS TIDAK TAU TELAH DIKELABUI ATAU SUDAH LEGOWO ATAS KEGAGALAN ?

 
APA PELAMAR CPNS TIDAK TAU TELAH DIKELABUI ATAU LEGOWO ATAS KEGAGALAN ?

Kabinet Joko Widodo dikenal dengan istilah kabinet kerja. Tapi sayangnya masi banyak warga negara indonesia yang belum mendapat pekerjaan.

Ini ditandakan  tingginya pelamar CPNS 2018. Seakan menandakan bahwa angka pengangguran di indonesia masih sangat tinggi.

Pemerintah sudah berusaha menciptakan lapangan kerja, salah satunya dengan perekrutan ribuan CPNS baru di tahun 2018.

Jutaan putra putri bangsa ikut dalam seleksi CPND dengan harapan bisa mendapat pekerjaan yang layak. Tapi apa hendak dikata penerimaan terbatas.

Ratusan ribu peserta harus sabar menunggu tahun berikutnya untuk bisa ikut CPNS lagi. Karna tidak bisa ikut proses tes selanjutnya ( tes SKN).

Paska diterbitnya peraturan mentri no 61 tahun 2018, yang menyebutkan ambang batas nilai minimal 255. Para pelamar kembali mendapat angin segar.

                         Pasal 5
Peserta yang mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf b dan Pasal 4
huruf a, berlaku ketentuan sebagai berikut:

a. peserta yang memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 3 dan berperingkat terbaik sesuai dengan jenis
formasi jabatan diikutsertakan sejumlah paling banyak 3
(tiga) kali jumlah alokasi formasi;

b. apabila terdapat peserta yang mempunyai nilai kumulatif
SKD sama, penentuan didasarkan secara berurutan mulai
dari nilai Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensi
Umum (TIU), dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK); dan

c. apabila terdapat peserta yang mempunyai nilai TKP, TIU,
dan TWK sama, serta berada pada batas jumlah 3 (tiga) kali
alokasi formasi, keseluruhan peserta dengan nilai sama
tersebut diikutsertakan.

Namun paska perangkingan ada daerah yang tidak mengikuti permen no 61 tahun 2018 tersebut."Mengelabui peserta"

Kasus ini tidak banyak yang mengetahuinya. Mungkin para peserta yang gagal tidak tau telah di kelabui atau sudah legowo menerimanya.


Share:

0 comments:

Post a Comment

Support

iklan banner iklan banner